Komisi XIII DPR Dukung Naturalisasi Atlet Demi Prestasi Olahraga Indonesia

  • 18 Jun 2026 09:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Komisi XIII DPR mendukung usulan pemberian kewarganegaraan Indonesia kepada Luke Vickery dan Mitchell Baker sebagai bagian penguatan prestasi olahraga nasional.
  • Menpora Erick Thohir mengatakan naturalisasi menjadi langkah strategis menghadapi globalisasi olahraga dan mendukung target Indonesia di berbagai ajang internasional.

RRI.CO.ID, Jakarta – Komisi XIII DPR mendukung pemberian kewarganegaraan Indonesia kepada dua calon pemain Timnas, Luke Vickery dan Mitchell Baker. Hal itu disampaikan pada rapat kerjadi Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 17 Juni 2026.

Selain para legislator, rapat juga dihadiri perwakilan dari Kementerian Hukum (Kemenkum), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta PSSI. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyebut naturalisasi merupakan langkah strategis untuk memperkuat pencapaian olahraga nasional.

“Komisi XIII selama ini sudah membantu kami di Kemenpora, Kementerian Hukum, dan cabang olahraga lainnya,” ujarnya. Menurut Menpora, Indonesia memiliki target-target di ajang SEA Games, Asian Games, Olimpiade, serta Piala Dunia.

Erick menambahkan dukungan lintas lembaga menjadi bagian dari komitmen bersama pemerintah dan DPR. Menurut dia, hal ini diarahkan untuk membuka peluang prestasi yang lebih luas.

"Ini juga bagian komitmen pemerintah dan DPR RI untuk membuka jalan anak bangsa,” ucapnya. “Para atlet yang sudah mengibarkan bendera Merah Putih mencerminkan kedigdayaan olahraga Indonesia.”

Erick menilai globalisasi olahraga menjadi fenomena yang tidak dapat dihindari. Karena itu, naturalisasi dipandang sebagai salah satu instrumen penguatan prestasi.

Rapat kerja Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Hukum, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta PSSI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 17 Juni 2026 (Foto: Kemenpora)

Menpora yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu mencontohkan penjaga gawang tim nasional Jepang, Zion Suzuki. Pemain tersebut memiliki latar belakang keluarga campuran Jepang dan Ghana.

Menurut Erick, banyak negara juga menerapkan pendekatan serupa untuk pengembangan olahraga. Sehingga, pemerintah pun terbuka terhadap usulan naturalisasi dari berbagai cabang.

Erick menjelaskan beberapa cabang olahraga (cabor) telah merasakan kontribusi atlet diaspora. Terutama melalui capaian medali pada ajang olahraga internasional.

Salah satunya perenang putri Masniari Wolf yang berhasil menyumbang medali emas SEA Games 2021, 2023, dan 2025. Kemudian perenang putra Felix Viktor Iberle serta atlet skateboard muda Ni Wayan Malana Fairbrother.

"Potensi-potensi seperti inilah yang menjadi alasan kami membuka diri terhadap naturalisasi,” ujar Erick. Tentunya, lanjut dia, tanpa melupakan pembangunan dari tingkat akar rumput atau grassroots.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....