Tampil Gemilang Kawal Gawang Garuda, Emil Audero: Fokus Jadi Kunci
- 06 Jun 2026 09:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Emil Audero terpilih sebagai Man of the Match saat Indonesia menang 3-0 atas Oman.
- Salah satu penyelamatan penting Emil Audero yakni saat menggagalkan tendangan penalti Hatem Alrushadi
- Emil menegaskan fokus sepanjang pertandingan menjadi kunci keberhasilannya menjaga gawang Garuda tanpa kebobolan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, jadi bintang laga FIFA Matchday kontra Oman dan terpilih sebagai "Man of the Match". Penampilan gemilangnya membantu skuad Garuda meraih kemenangan telak 3-0.
Laga Indonesia vs Oman ini berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat malam, 5 Juni 2026. Cetakan gol Indonesia datang dari Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.
Namun, selain kontribusi dari para lini depan, hadir Emil Audero yang juga tampil solid di bawah mistar gawang. Kiper berusia 29 tahun itu sukses mencatat empat penyelamatan tanpa kebobolan sekalipun.
Salah satu penyelamatan terpenting terjadi pada menit ke-38. Saat itu, Oman memperoleh hadiah penalti yang menjadi peluang besar mereka untuk cetak skor.
Hatem Alrushadi maju sebagai eksekutor penalti bagi Oman. Namun, Emil berhasil membaca arah tendangan dan menggagalkan peluang tersebut.
Penyelamatan itu menjaga keunggulan Indonesia 2-0 hingga babak pertama berakhir. Aksi Emil juga mendapat apresiasi dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Menurut Herdman, penyelamatan penalti tersebut menjadi momen penting dalam pertandingan. Oman dinilai berpotensi bangkit apabila mampu mencetak gol sebelum jeda.
Usai laga, Emil mengungkapkan faktor utama di balik penampilannya malam itu. Ia menilai fokus sepanjang pertandingan menjadi kunci keberhasilannya.
"Mengenai penyelamatan penalti itu sendiri, bagi saya yang paling penting adalah tetap fokus. Serta tetap berada dalam permainan," kata Emil usai pertandingan.
Meski tampil gemilang, Emil menolak menganggap keberhasilan itu sebagai hasil kerja individu. Ia menilai lini pertahanan Indonesia juga berperan besar menjaga gawang tetap aman.
"Hari ini saya pikir kami, sebagai unit pertahanan, melakukan pekerjaan yang sangat baik," ujar Emil. Ia menilai koordinasi antarpemain berjalan efektif sepanjang pertandingan.
Emil menjelaskan keberhasilan seorang kiper tidak hanya bergantung pada penyelamatan. Kesiapan pemain bertahan mengantisipasi bola muntah juga sangat menentukan.
"Sering kali seorang kiper melakukan penyelamatan, tetapi siapa yang lebih dulu menyambut bola muntah?", ujarnya. "Kalau penyerang lawan yang lebih dulu datang, berarti lini pertahanan belum cukup siap."
Emil juga menegaskan hubungan kiper dan pemain belakang harus saling mendukung. "Saya bisa membantu mereka, tetapi mereka juga berkali-kali membantu saya," katanya.
Kemenangan atas Oman menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia. Selanjutnya, skuad Garuda akan menghadapi Mozambik di SUGBK pada Selasa malam, 9 Juni pukul 20.00 WIB mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....