Timnas Indonesia Uji Regenerasi di FIFA Matchday Juni 2026
- 03 Jun 2026 19:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengamat sepak bola Gregah Nurikhsani menilai skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026 sudah ideal meski kehilangan beberapa pemain penting akibat cedera.
- Pemanggilan Matthew Baker yang baru berusia 17 tahun dinilai sebagai langkah berani John Herdman sekaligus bagian dari proses regenerasi Timnas Indonesia.
- Gregah menilai laga melawan Oman dan Mozambik menjadi momentum penting untuk menguji organisasi permainan, taktik, dan arah permainan skuad Garuda.
RRI.CO.ID, Jakarta - Timnas Indonesia mematangkan persiapan menghadapi FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik. Pelatih John Herdman telah menetapkan 23 pemain untuk memperkuat skuad Garuda.
Pengamat sepak bola, Gregah Nurikhsani, menilai komposisi pemain yang dipilih sudah cukup ideal. Menurutnya, pemanggilan tersebut merupakan opsi terbaik di tengah absennya beberapa pemain penting.
"Overall ini sudah sangat proper untuk level Timnas Indonesia senior," kata Gregah, dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Rabu, 3 Juni 2026. Ia menilai kondisi cedera beberapa pemain membuat pilihan Herdman cukup masuk akal.
Gregah menyoroti pemanggilan Matthew Baker, Rayhan Hannan, dan Muhammad Ferrari. Menurutnya, kehadiran mereka menunjukkan keberanian pelatih memberi kesempatan kepada pemain muda.
"Keputusan memilih Matthew Baker sangat berani dan patut dipuji," ujarnya. Baker dinilai dipersiapkan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Jay Idzes.
Ia juga melihat adanya upaya regenerasi dalam skuad Garuda. Absennya sejumlah pemain senior, lanjutnya, membuka ruang bagi wajah-wajah baru menunjukkan kualitas.
Gregah menilai fokus utama Herdman bukan sekadar hasil pertandingan. Organisasi permainan dan pematangan taktik dinilai lebih penting saat ini.
"Yang paling penting bagaimana organisasi permainan dan chemistry bisa berjalan dengan baik dulu," katanya. Efektivitas lini depan dapat dievaluasi seiring perkembangan tim.
Menurut Gregah, laga melawan Oman dan Mozambik menjadi momentum penting. Pertandingan itu dapat memberi gambaran arah permainan yang diinginkan Herdman.
Ia mengingatkan Oman dan Mozambik tetap menghadirkan tantangan berbeda bagi Indonesia. Oman dikenal disiplin, sedangkan Mozambik mengandalkan fisik dan kecepatan.
"Jika pun kalah, kita bisa tahu sebenarnya apa yang diinginkan John Herdman," katanya. Hasil evaluasi tersebut akan berguna untuk menuju Piala AFF dan Piala Asia 2027.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....