"The Longest Wait" Inspirasi Talenta Muda Melalui Coaching Clinic
- 03 Jun 2026 11:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film dokumenter The Longest Wait menghadirkan Coaching Clinic untuk menginspirasi pesepak bola muda
- Kegiatan ini menekankan pentingnya proses, disiplin, pengorbanan, dan persatuan dalam meraih mimpi sebagai atlet
- Melalui kisah para pemain Timnas Indonesia, The Longest Wait memperlihatkan sisi manusiawi dan ikatan persaudaraan di balik perjuangan mengenakan lambang Garuda
RRI.CO.ID, Jakarta - Film dokumenter The Longest Wait menggelar Coaching Clinic bagi pesepak bola muda di Jakarta. Diikuti 45 pemain kategori U-15, kegiatan ini nerlangsung di Stadion ASIOP, Cempaka Putih, pada Selasa, 2 Mei 2026.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian aktivasi The Longest Wait, film dokumenter Timnas Indoneisa yang didukung AQUA. Kegiatan tersebut menghadirkan pengalaman belajar langsung bagi generasi muda pecinta sepak bola.
Melalui Coaching Clinic, peserta memperoleh wawasan mengenai perjalanan panjang menuju prestasi. Mereka diajak memahami pentingnya proses, disiplin, dan pengorbanan dalam mengejar mimpi.
Acara juga menghadirkan sesi talkshow bertema "No Dream Is Too Far. No Wait Is Too Long". Sesi tersebut menghadirkan sejumlah tokoh sepak bola dan industri kreatif Indonesia.
Pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, berbagi kisah perjalanan kariernya kepada peserta. Ia menjelaskan tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai level tertinggi.
Legenda Timnas Indonesia, Oktovianus Maniani, turut membagikan pengalaman selama membela Merah Putih. Ia menekankan pentingnya kerja keras serta semangat pantang menyerah.
Managing Director Fremantle Indonesia, Sakti Parantean, menjelaskan pendekatan yang digunakan dalam dokumenter tersebut. Menurutnya, The Longest Wait tidak hanya berbicara tentang pertandingan sepak bola.
"Ini bukan film tentang sepak bola, melainkan kisah manusia di balik perjuangan pemain," ujarnya. Ia menyebut para pemain membangun ikatan persaudaraan yang kuat selama perjalanan bersama.
Sakti mengatakan para pemain merupakan sosok berprestasi yang mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia. Menurutnya, hubungan persaudaraan itu jarang terlihat oleh publik selama ini.
Diskusi juga membahas makna mengenakan lambang Garuda bagi para pemain nasional. Para narasumber menyoroti pentingnya persatuan dalam mencapai tujuan bersama.
Mereka menjelaskan bahwa pemain berasal dari berbagai daerah dan latar belakang berbeda. Namun, seluruhnya dipersatukan oleh tekad mengharumkan nama Indonesia di lapangan.
Film dokumenter tersebut menghadirkan cerita tentang mimpi, tekanan, dan pengorbanan para pemain. Penonton diajak melihat perjalanan panjang di balik berbagai pencapaian Timnas Indonesia.
Melalui Coaching Clinic, nilai-nilai dalam film diperkenalkan kepada generasi muda. Kegiatan itu diharapkan memotivasi peserta untuk terus berjuang meraih cita-cita mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....