I.League Umumkan Hasil Club Licensing 2025/26

  • 14 Mei 2026 16:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • I.League resmi mengumumkan hasil Club Licensing Cycle 2025/2026
  • Delapan klub memperoleh status Granted (diizinkan) tanpa sanksi tambahan untuk kategori lisensi (Asian Champions League) ACL 2
  • Pada lisensi Super League, sebanyak 25 klub dinyatakan memenuhi persyaratan lisensi kompetisi

RRI.CO.ID, Jakarta - I.League resmi mengumumkan hasil Club Licensing Cycle (perizinan lisensi klub) 2025/2026. Pengumuman tersebut berlangsung di Kantor I.League, Rabu, 13 Mei 2026 sebagai bagian peningkatan profesionalisme sepak bola Indonesia.

Dalam proses Club Licensing Cycle 2025/2026, seluruh klub menjalani evaluasi lima aspek utama. Penilaian mencakup sporting, infrastruktur, administrasi, legal, dan finansial setiap klub peserta.

Pada kategori lisensi ACL 2, delapan klub memperoleh status Granted (diizinkan) tanpa sanksi tambahan. Klub tersebut yakni PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Borneo FC, Persita, dan Dewa United.

Selain itu, Persik Kediri, Persib Bandung, dan Persija Jakarta juga mendapat status Granted. Delapan klub lainnya memperoleh status Granted with Sanctions pada lisensi ACL 2 musim depan.

Klub berstatus Granted with Sanctions (dengan sanksi) meliputi Arema FC, Bali United, dan Persis Solo. Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persijap Jepara, serta Malut United juga masuk daftar tersebut.

Pada lisensi Super League, sebanyak 25 klub dinyatakan memenuhi persyaratan lisensi kompetisi. Enam belas klub pemegang lisensi ACL 2 otomatis lolos lisensi Super League musim depan.

Sembilan klub tambahan juga berhasil memperoleh lisensi Super League untuk musim 2025/2026. Klub tersebut di antaranya PSIM Yogyakarta, Persipura Jayapura, dan PSMS Medan.

Sementara itu, FC Bekasi City menjadi satu-satunya klub berstatus Granted pada lisensi Championship. Empat klub juga memperoleh status Granted untuk kategori lisensi Liga Nusantara musim depan.

Klub tersebut yakni RANS Nusantara FC, PSGC Ciamis, Dejan FC, dan Persiba Bantul. I.League berharap hasil lisensi mendorong peningkatan kualitas kompetisi sepak bola nasional.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra menilai, club licensing penting bagi profesionalisme klub Indonesia. Menurutnya, proses lisensi bukan sekadar pemenuhan administrasi bagi setiap klub peserta.

“Club licensing menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang profesional, sehat, dan berkelanjutan. Kami mengapresiasi seluruh klub yang telah mengikuti proses ini dengan baik,” ucap Asep Saputra

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Club Licensing, Essy Asiah menjelaskan, proses lisensi disertai pendampingan kepada seluruh klub peserta. Ia berharap implementasi standar AFC terus meningkat dibanding musim kompetisi sebelumnya.

"Club Licensing merupakan bagian penting dalam meningkatkan standar profesionalisme klub sepak bola Indonesia, baik dari sisi sporting, infrastruktur, administrasi, legal, maupun finansial," ujar Essy.

Proses Club Licensing 2025/2026 diiringi pendampingan kepada klub implementasi standar AFC berjalan lebih baik dari musim sebelumnya. Kami berharap langkah ini dapat terus mendorong peningkatan kualitas kompetisi dan perkembangan sepak bola Indonesia ke depan," kata Essy.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....