Agregat Jadi Batu Sandungan Bayern Munchen di Liga Champions
- 07 Mei 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Agregat Jadi Batu Sandungan Bayern Munchen di Liga Champions
- Kegagalan ini membuat Bayern Munchen enam musim beruntun
- Harry Kane menilai timnya dan Paris Saint-Germain sama-sama tampil luar biasa
- Vincent Kompany memberi ucapan selamat kepada Paris Saint-Germain
RRI.CO.ID, Jakarta: Perjalanan Bayern Munchen di Liga Champions musim ini berakhir. Hasil imbang 1-1 kontra Paris Saint-Germain memastikan langkah mereka terhenti.
Paris Saint-Germain melaju ke final Liga Champions berkat kemenangan agregat 6-5 atas Bayern Munchen. Di final, Paris Saint-Germain menantang Arsenal.
Hasil ini membawa langkah PSG ke final, dengan keunggulan agregat 6-5. Di final,Paris Saint-Germain akan menantang wakil Inggris, Arsenal FC.
Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany memberi ucapan selamat kepada Paris Saint-Germain usai laga sengit di Allianz Arena, Kamis 6 Mei dini hari. Ia memuji ritme permainan kedua tim.
"Saya belum pernah melihat ritme pertandingan seperti tadi. Anda harus memberi selamat pada lawan. Mereka tim papan atas. Sulit menghadapi mereka di leg kedua," ujarnya dikutip dari laman resmi UEFA.
Pilar Bayern Munchen, Harry Kane menilai timnya dan Paris Saint-Germain sama-sama tampil luar biasa. Ia menyebut mengejar agregat sangat berat.
" Ini dua tim papan atas yang baik dalam menyerang dan transisi. Dengan kecepatan yang kami punya , seharusnya bisa menang," ucapnya
Kegagalan ini membuat Bayern Munchen enam musim beruntun gagal mencapai final Liga Champions sejak 2020. Paris Saint-Germain justru menembus final kedua dalam dua musim terakhir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....