Atletico Pindah Hotel Demi Hapus Kutukan jelang Lawan Arsenal
- 05 Mei 2026 07:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Demi memaksimalkan persiapan melawan Arsenal, pelatih Atletico Madrid meminta pindah dari hotel yang disediakan tuan rumah.
RRI.CO.ID, Jakarta – Atletico Madrid akan menjalani tugas berat saat menghadapi Arsenal di Emirates Stadium, London, Selasa 5 Mei 2026 malam. Hasil imbang 1-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions pekan lalu membuatnya harus bekerja keras untuk melaju ke final.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, sampai harus mengistirahatkan pemain intinya saat melawan Valencia CF di kompetisi La Liga. Keputusan ini demi menjaga kebugaran para penggawa Los Rojiblancos menjelang laga penting berikutnya.
Sehingga saat ini anak-anak asuhannya berada dalam kondisi optimal dan siap tempur. Hanya Pablo Barrios dan Nico Gonzalez yang terpaksa absen karena cedera.
Demi memaksimalkan persiapan melawan The Gunners, pelatih asal Argentina itu meminta pindah dari hotel yang disediakan tuan rumah. Hal ini sempat membuat pers Inggris berasumsi jika Simeone percaya pada takhayul.
Apalagi, hotel tersebut ditempati skuad Los Colchoneros saat ditundukkan Arsenal 0-4 pada babak penyisihan Liga Champions, Oktober 2025. Namun, Simeone membantah 56 tahun itu membantah sinyalemen tersebut.
Menurut dia, timnya kini sudah jauh lebih siap ketimbang sebelumnya dan tengah memburu kemenangan. “Tambahan lagi, tarif hotelnya lebih murah,” ujarnya.
Tidak hanya itu, legenda sepakbola Argentina itu meminta hotel tim dipindahkan demi fokus maksimal jelang laga penting. Atletico Madrid memburu kemenangan krusial di London.
Sementara itu, kabar baik datang dari penyerang andalan Atletico, Julian Alvarez. Kondisi juru gedor asal Argentina itu sudah membaik usai sempat jalan terpincang-pincang pada leg pertama.
Kedua tim sama-sama bertekad memenangkan pertandingan ini demi tiket ke final yang akan berlangsung di Budapest, Hungaria. Baik Atletico maupun Arsenal sama-sama belum pernah menjuarai Liga Champions meski sempat menembus babak final.
Los Rojiblancos harus mengakui keunggulan Bayern Munich pada final 1974, serta Real Madrid pada final 2014 dan 2016. Sedangkan The Gunners ditundukkan Barcelona 1-2 pada final 2006 meski sempat unggul lebih dulu berkat gol Sol Campbell.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....