Persita Kalah 0-1 dari Persik, Carlos Pena Soroti Kesalahan Tim di Kotak Penalti
- 21 Apr 2026 12:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelatih Carlos Pena merasa kecewa dengan hasil yang didapat Persita saat menghadapi tuan rumah Persik Kediri di pekan ke-28 BRI Super League 2025/26
- Persita harus segera bangkit karena tantangan berikutnya adalah menjamu Bali United di pekan ke-29.
RRI.CO.ID, Kediri - Pelatih Carlos Pena merasa kecewa dengan hasil yang didapat Persita saat menghadapi tuan rumah Persik Kediri di pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Gol tunggal Jan Toral di babak pertama membawa Persik unggul dan bertahan hingga akhir laga di Stadion Brawijaya, Minggu 19 April 2026.
"Kami memulai pertandingan dengan baik, membuat beberapa peluang dan menyulitkan pergerakan aliran bola lawan. Namun kami kebobolan lewat kesalahan yang seharusnya tidak kita lakukan," ujarnya dalam keterangan yang didapat RRI, Selasa 21 April 2026.
"Kita membiarkan satu pemain terbebas tanpa kawalan di dalam kotak penalti. Kita juga tidak menjaganya, dan mereka bisa mencetak gol," ucap Pena lagi.
Pelatih asal Spanyol itu menyoroti banyaknya interupsi di babak kedua akibat pelanggaran dan lawan yang banyak menahan bola. Namun wasit hanya memberikan empat menit waktu tambahan.
"Kami tidak bisa mencetak gol dan tidak membuat peluang emas di babak kedua, saya hanya ingat satu peluang dari Nur Hardianto. Kecewa tentu saja dengan hasil ini, dan yang terpenting kita akan kembali berlaga melawan Bali United," ujarnya.
Persita menciptakan beberapa peluang di awal laga. Namun justru Persik yang mampu mencetak gol lebih dulu dan mempertahankan keunggulan.
Kekalahan ketiga secara beruntun ini menjadi alarm bagi tim dalam menyelesaikan sisa laga di musim kompetisi kali ini. Persita harus segera bangkit karena tantangan berikutnya adalah menjamu Bali United di pekan ke-29.
Pertandingan melawan Bali United akan berlangsung di Banten International Stadium pada Kamis 23 April 2026 pukul 15.30 WIB. Dengan waktu recovery hanya empat hari, Persita dituntut bisa memperbaiki kesalahan dan meraih hasil positif.
Evaluasi defensif menjadi prioritas utama setelah kebobolan akibat kelalaian pengawalan pemain lawan di kotak penalti. Pelatih berharap anak asuhnya bisa bangkit dan mengakhiri tren negatif di kandang sendiri melawan Bali United.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....