Bayern Lolos ke Semifinal usai Kalahkan Madrid 4-3 di Leg Kedua Liga Champions

  • 16 Apr 2026 07:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bayern Munich mengalahkan Real Madrid 4-3 di leg kedua perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Kamis 16 April 2026 dinihari WIB.
  • Pelatih Munich Vincent Kompany bangga dengan mental kuat para pemain yang pantas bermain tanpa rasa takut dan berhasil bangkit dua kali.

RRI.CO.ID, Munich - Bayern Munich mengalahkan Real Madrid 4-3 di leg kedua perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Kamis 16 April 2026. Mereka melaju ke semifinal dengan agregat 6-4 setelah pertandingan berjalan dramatis yang saling kejar-kejaran gol.

Pelatih Munich Vincent Kompany bangga dengan mental kuat para pemain yang pantas bermain tanpa rasa takut dan berhasil bangkit dua kali. "Para penggemar membantu kami, dan Anda selalu merasa tim akan kembali," katanya dilansir laman Bayern official.

"Yang penting bagi saya adalah para pemain pantas bermain tanpa rasa takut malam ini,". Disisi lain Manuel Neuer mengakui umpan buruknya menyebabkan gol, namun tim tetap yakin di sekitar kotak penalti dan menunggu peluang yang datang terlambat tapi dimanfaatkan dengan baik.

"Penyelamatan terhadap Mbappe sangat penting. Dia meneruskannya dengan tendangan voli dan entah bagaimana saya bisa menepisnya," ujar Neuer.

Sementara Joshua Kimmich menyebut banyak drama terjadi karena awal pertandingan tidak ideal namun semakin lama semakin menguntungkan Bayern. "Kami tidak dalam kondisi terbaik malam ini, melakukan banyak kesalahan, namun pada akhirnya kami menang dan kami jelas akan menerimanya," kata Kimmich.

Striker Harry Kane mengakui babak pertama agak kacau dengan awal terburuk, namun tim mampu bangkit dan di babak kedua lebih sabar. "Kami tahu seiring berjalannya pertandingan, kami akan menjadi lebih kuat, dan mampu memanfaatkan peluang menjelang akhir," ujar Kane.

Selain itu, Aleksandar Pavlovic mengaku tingkat stres sangat tinggi, dan mencetak gol pertama di Liga Champions melawan Real Madrid adalah pengalaman tak terlupakan. "Tertinggal dalam 35 detik bukan momen menyenangkan, tapi situasi seperti itulah Anda tumbuh bersama sebagai sebuah tim," ujar Pavlovic.

Sedangkan Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa mengakui kekalahan terasa menyakitkan karena usaha yang diberikan timnya, dan kurang beruntung tidak memanfaatkan peluang. "Cara kekalahannya sangat menyakitkan, kami tersingkir dari kompetisi, para pemain saya memberikan segalanya," kata pelatih Real Madrid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....