Gattuso Minta Maaf usai Italia Gagal ke Piala Dunia Ketiga Beruntun
- 01 Apr 2026 14:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelatih Italia Gennaro Gattuso sangat emosional dan meminta maaf setelah timnya menderita kekalahan lewat adu penalti di babak playoff 2-1 atas Bosnia dan Herzegovina
- Meski demikian, Kepala Federasi Sepak Bola Italia Gabriele Gravina mengatakan bahwa dia telah meminta Gattuso untuk tetap bertahan sebagai pelatih.
RRI.CO.ID, Zenica - Pelatih Italia Gennaro Gattuso sangat emosional dan meminta maaf setelah timnya menderita kekalahan lewat adu penalti di babak playoff 2-1 atas Bosnia dan Herzegovina, Rabu 1 April 2026. Gli Azzuri gagal tampil di Piala Dunia ketiga berturut-turut meski sempat memimpin lebih dulu di Zenica.
"Hari ini para pemain tidak pantas menerima pukulan seperti ini, kami hanya punya 10 pemain. Kami punya tiga peluang bagus dan mereka nyaris tidak merepotkan kami," kata Gattuso dalam keterangan yang didapat RRI.
"Saya minta maaf, ini sepak bola dan saya bangga dengan anak-anak saya. Ini menyakitkan karena kami membutuhkannya untuk kami, untuk seluruh Italia, dan untuk pergerakan kami, sebuah pukulan yang sulit untuk dicerna," ucapnya.
Tim asuhan Gattuso harus bermain dengan 10 pemain setelah kartu merah. Namun berhasil menahan imbang Bosnia hingga adu penalti yang berakhir dengan kekalahan Azzurri.
Pelatih Italia itu tidak mau membicarakan keputusan wasit yang memberikan kartu kuning pada pelanggaran Tarik Muharemovic di tepi kotak penalti awal perpanjangan waktu. "Saya tidak ingin membicarakan apa pun, tapi hari ini tidak adil," katanya.
"Saya telah berkecimpung di dunia sepak bola selama bertahun-tahun. Terkadang saya merasa gembira dan hari ini saya menerima pukulan," ucapnya.
Mengenai masa depannya, Gattuso menegaskan bahwa dengan membicarakan hal itu tidak penting karena yang paling penting adalah pergi ke Piala Dunia. "Kami mempertahankan penampilan ini, tapi ini menyakitkan dan saya minta maaf," ujarnya dengan nada kecewa.
Sementara itu, Kepala Federasi Sepak Bola Italia Gabriele Gravina mengatakan bahwa dia telah meminta Gattuso untuk tetap bertahan sebagai pelatih. "Suasananya cukup jelas, terutama mengenai bagaimana hasil ini telah matang," ujarnya.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Rino Gattuso, dia adalah pelatih yang hebat. Jadi saya memintanya untuk tetap memimpin bersama anak-anak ini," kata Gravina.
Namun Gravina tidak menyangkal dan mengakui bahwa memang ada evaluasi yang harus dilakukan setelah kegagalan berulang Italia lolos ke Piala Dunia. "Untuk bagian politik ada tempat yang melakukan evaluasi, yaitu Dewan Federal, saya sudah putuskan untuk memanggil mereka minggu depan, akan ada evaluasi di internal," ujarnya.
"Saya mengerti permintaan pengunduran diri mengingat situasinya, tetapi ada tempat yang cocok untuk melakukan evaluasi," ucapnya. Gravina sendiri berada di bawah tekanan ekstrem sebagai pemimpin sepak bola Italia mengingat kegagalan mereka yang berulang kali di babak kualifikasi Piala Dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....