Senegal Pamer Trofi AFCON sebelum Kalahkan Peru 2-0 di Paris pada Laga Persahabatan

  • 29 Mar 2026 09:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Senegal memamerkan trofi Piala Afrika yang diperintahkan untuk mereka kembalikan sebelum mengalahkan Peru 2-0 dalam pertandingan persahabatan di Stade de France Paris
  • Laga persahabatan melawan Peru merupakan laga pertama Senegal sejak final Rabat yang kontroversial, sebagai persiapan menuju Piala Dunia
  • Senegal berada di grup kuat bersama Prancis, Norwegia, dan tetangga Irak atau Peru, Bolivia di putaran final Piala Dunia.

RRI.CO.ID, Prancis - Senegal memamerkan trofi Piala Afrika yang diperintahkan untuk mereka kembalikan sebelum mengalahkan Peru 2-0 dalam pertandingan persahabatan di Stade de France Paris, Sabtu 28 Maret 2026. Kapten Kalidou Koulibaily dan rekan setimnya masuk lapangan membawa trofi AFCON untuk putaran kehormatan.

Keputusan CAF pada 17 Maret membalikkan kemenangan Senegal atas Maroko di Rabat dalam kemenangan 3-0. Namun FSF telah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga untuk mempertahankan gelar tersebut.

Koulibaly dan penjaga gawang Edouard Mendy pergi ke kotak presiden stadion untuk meletakkan trofi di depan presiden Federasi Sepak Bola Senegal Abdoulaye Fall di tengah sorak sorai pendukung. Senegal bermain dengan seragam bergambar dua bintang, satu untuk gelar Afrika pertama mereka pada 2021 dan kedua untuk kemenangan di Januari yang kini masih dalam proses banding.

Skuad yang hampir identik dengan tim yang bermain di Maroko mengistirahatkan Koulibaly, Mendy, Sadio Mane, dan Iliman Ndiaye yang bahkan tidak duduk di bangku cadangan. Nicolas Jackson mencetak gol di babak pertama dan Ismaila Sarr menambah gol kedua di babak kedua untuk memastikan kemenangan Lions of Teranga.

Sebelum pertandingan, hampir 200 pendukung Senegal berkumpul di depan Basilika Saint-Denis sebelum menuju Stade de France dengan iringan drum dan perkusi tradisional. Bally Bagayoko, walikota Saint-Denis yang baru terpilih, bergabung dalam prosesi dan menyampaikan apresiasi kepada pendukung Senegal.

"Anda adalah kebanggaan warga lingkungan kelas pekerja, anda menunjukkan bahwa anda mampu pada momen penting ini untuk bersatu. Hari ini Afrika bersatu, semua orang mendukung Senegal," ujar Bagayoko dalam keterangan yang didapat RRI, Minggu 29 Maret 2026.

Laga persahabatan melawan Peru merupakan laga pertama Senegal sejak final Rabat yang kontroversial, sebagai persiapan menuju Piala Dunia. Senegal berada di grup kuat bersama Prancis, Norwegia, dan tetangga Irak atau Peru, Bolivia di putaran final Piala Dunia.

Peru finis kesembilan dalam grup Amerika Selatan dan tidak lolos ke final musim panas di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Atas kemenangan ini, Senegal menunjukkan kesiapan mereka menghadapi turnamen besar musim panas nanti meski status gelar AFCON masih dalam proses banding.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....