Keajaiban menyertai Atalanta untuk Menang Agregat 4-3 atas Borussia Dortmund

  • 26 Feb 2026 03:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Atalanta – Keajaiban terjadi di Italia saat Atalanta memastikan tiket 16 besar Champions League 2025/26 usai mengalahkan Borussia Dortmund 4-1. Bertanding di kandang sendiri, New Balance Arena, Bergamo, Kamis, 26 Februari 2026, La dea mampu membalikkan agregat gol.

Sebelumnya pada leg pertama di Dortmund, Jerman, pasukan Raffaele Palladino kalah 0-2 dari Dortmund. Ini membawa hasil akhir agregat gol menjadi 4-3.

Dortmund datang ke pertandingan ini dalam performa bagus, hanya kalah sekali di Bundesliga sepanjang musim. Namun, keunggulan dua gol mereka di leg pertama terpotong dalam waktu lima menit di Bergamo.

Nicola Zalewski memaksa kiper Gregor Kobel melakukan penyelamatan brilian yang membuat bola keluar dari lapangan. Sepak pojok diberikan kepada Atalanta dan Zalewski menjadi penendang.

Tendangan Zalewski kembali ditepis kiper Kobel, namun bola diterima Lorenzo Bernasconi, yang kemudian diteruskan kepada Ramy Bensebaini. Ramy membelokkan bola kepada rekannya, Gianluca Scamacca yang kemudian melepaskan tendangan dan mencetak gol di menit kelima pertandingan.

Tuan rumah terus menimbulkan masalah bagi lawan mereka, dan Zalewski menjadi ancaman konstan. Pemain internasional Polandia itu kembali memaksa Kobel untuk terus melakukan penyelamatan.

Dortmund baru mendapat peluang di menit ke-29 saat Serhou Guirassy menyundul bola yang mengarah ke Julian Brandt. Namun, kiper Marco Carnesecchi sigap dalam menggagalkan tendangan dari Brandt.

Tim tamu dikejutkan tuan rumah menjelang berakhirnya babak pertama saat tendangan Davide Zappacosta membentur Bensebaini. Bola berbelok melewati kiper Gregor Kobel yang tidak menduga hal tersebut, gol kedua untuk Atalanta di menit ke-45.

Pertandingan menjadi lebih seimbang selepas jeda, dengan kedua tim membuat banyak peluang gol. Mario Pašalić melepaskan tendangan ke arah Kobel, namun dapat ditangkal bek dan memberi peluang Dortmund untuk serangan balik.

Tidak lama, Maximilian Beier dengan mudah menembus pertahanan dan mendapatkan posisi yang bagus di depan gawang. Dia melepaskan tembakan untuk mengalahkan kiper, tetapi gagal karena bola membentur tiang kiri dan memantul keluar.

Dortmund harus membayar mahal atas kesalahan tersebut saat Atalanta mencetak gol ketiga untuk merebut keunggulan di menit ke-57. Kali ini, Pašalić melepaskan sundulan dari umpan silang Marten de Roon, membuat para pendukung tuan rumah bersorak gembira.

Sebagai respons, Niko Kovač melakukan empat pergantian pemain dalam waktu 10 menit. Salah satu pemain pengganti, Karim Adeyemi menjadi pembuka peluang bagi Die Schwarzgelben.

Adeyemi melakukan umpan one-two dengan Carney Chukwuemeka sebelum melepaskan tendangan melengkung ke sudut atas gawang dengan kaki kirinya. Bola masuk ke gawang di menit ke-75 dan menjadikan seperempat jam terakhir pertandingan menegangkan.

Tepat ketika perpanjangan waktu tampak tak terhindarkan, sebuah momen kontroversial menentukan hasil pertandingan di menit-menit akhir. Kobel, yang tampil cemerlang sepanjang pertandingan, kehilangan bola di luar area penaltinya, memungkinkan Atalanta melancarkan serangan terakhir.

Kiper asal Swiss itu kemudian menyentuh umpan lambung Pašalić dengan ujung jarinya. Bola jatuh tepat mengarah ke pemain depan Atalanta, Nikola Krstović.

Bensebaini mencoba menghalau bola ke sudut lapangan, namun, dalam prosesnya, Ia mengenai kepala striker tersebut dengan sepatunya. Setelah intervensi VAR, wasit Jose Sanchez memberikan tendangan penalti kepada Atalanta dan mengganjar kartu merah kepada Bansebaini.

Lazar Samardžić tampil sebagai penendang dan Ia tidak menyia-nyiakan tugasnya. Tendangan penaltinya di menit ke-90+8 mampu membobol gawang Kobel dan membawa hasil akhir menjadi 4-1.

Kekalahan Dortmund sangat dramatis, dengan Nico Schlotterbeck juga mendapat kartu merah saat berada di bangku cadangan. Di sisi lain, Atalanta mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun di Champions League dengan gaya yang memukau

Kini, Atalanta telah memastikan tempat di 16 besar Champions League dan menunggu hasil undian pada Jumat, 27 Februari. Selanjutnya, Atalanta akan menghadapi antara Bayern Munich atau Arsenal, bergantung pada hasil undian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....