Timnas U-23 Absen di Asian Games, NOC Indonesia Sampaikan Protes

  • 21 Feb 2026 15:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyampaikan protes terkait peluang Timnas U-23 Indonesia di Asian Games 2026. Protes muncul setelah beredar kabar pembatasan peserta sepak bola putra menjadi 16 tim.

Sebelumnya, muncul kabar bahwa Dewan Olimpiade Asia (OCA) memilih 16 tim dari peserta Piala Asia U-23. Skema itu dinilai mengurangi kesempatan negara lain dari total 45 anggota, termasuk Indonesia.

“Saya laporkan kepada Menpora bahwa NOC sudah menyikapi apa yang dilakukan oleh OCA. Kalau sepak bola ternyata dilakukan proses grading tanpa kualifikasi, ini, kan, tidak biasa,” ujar Oktohari.

Hal tersebut disampaikannya usai pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, di Jakarta, Jumat, 20 Februari 2026. Ia mengatakan, sosialisasi perlu dilakukan kepada anggota dan harus mengutamakan prinsip keadilan.

Oktohari juga mengingatkan bahwa sepak bola memiliki pendukung paling besar dari semua cabang olahraga di Asian Games. Ia menyatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan OCA dan berharap hal itu dapat memberi dampak pada keputusan selanjutnya.

“Yang pasti tuan rumah tidak boleh semena-mena. Banyak pertimbangan yang harus dilihat dan kami akan terus menyuarakan,” ujar Oktohari.

Sementara itu, Menpora Erick Thohir memastikan, pemerintah tetap fokus mempersiapkan atlet sesuai prosedur. Kemenpora saat ini memprioritaskan Asian Games dan evaluasi peluang medali emas.

“Kalau dari Kemenpora fokus kami tahun ini tentu Asian Games karena sudah ada Pelatnas. Kemudian ada evaluasi nomor emas yang hampir selesai,” ucap Menpora.

Cabang sepak bola Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung mulai dari 14 September hingga 3 Oktober 2026. Sejauh ini, isu yang beredar menyebut hanya 16 tim putra yang akan tampil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....