Tak Juara, Perjuangan Timnas Futsal Indonesia Layak Diapresiasi

  • 08 Feb 2026 03:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Perjalanan Tim Nasional Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal/AFC Futsal Asian Cup 2026 layak mendapatkan apresiasi. Skuad Garuda mampu memberi perlawanan terbaik, meski kalah lewat drama adu penalti di partai final.

Bermain di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026, tuan rumah Indonesia sempat unggul 3-2 saat jeda pertandingan. Memasuki babak kedua, Iran berhasil menyamakan kedudukan, sebelum kedua tim menambah pundi-pundi gol dan mengubah skor menjadi 4-4. 

Skor imbang bertahan hingga peluit akhir waktu normal pertandingan dibunyikan. Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu, di mana masing-masing tim menambah satu gol untuk membuat kedudukan menjadi 5-5. 

Laga kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti yang dimenangkan Iran dengan skor 5-4. Hasil tersebut memastikan Iran keluar sebagai juara Piala Asia untuk ke-14 kalinya, sekaligus memupus harapan Indonesia mengangkat trofi kemenangan.

Meski demikian, Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengaku bangga dengan kerja keras yang ditunjukkan timnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang untuk membawa Timnas sampai di titik ini. 

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, pada konferensi pers usai laga final Piala Asia Futsal AFC 2026 antara Indonesia melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026. (Foto: RRI/ Liliana Dea)

“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain kami karena mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mereka telah bekerja sangat keras sejak lama bersama saya,” ujar Souto pada konferensi pers usai pertandingan. 

Souto menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan hal luar biasa yang tidak terpikirkan sebelumnya. Indonesia tidak hanya lolos ke final, tetapi juga mampu mencetak lima gol dan memaksa laga berlanjut hingga adu penalti.  

“Hari ini adalah hari untuk membicarakan betapa baiknya kami bermain dan betapa luar biasanya turnamen yang kami jalani. Kami mencetak lima gol ke gawang Iran di final, memaksa Iran mengalahkan kami hingga tendangan penalti keenam,” ujarnya.

Pelatih asal Spanyol itu kembali menegaskan ia bangga dengan performa permainan yang ditampilkan skuad asuhannya. “Jadi, seperti yang kalian katakan dalam bahasa Indonesia, ‘saya bangga!’,” ujar Souto dengan mantap. 

Sementara itu, Pelatih Timnas Futsal Iran, Vahid Shamsaei, juga menyoroti perkembangan besar yang ditunjukkan futsal Indonesia. Tim Indonesia mampu memberikan tekanan kepada Iran sepanjang pertandingan, terlebih dengan dukungan sepuluh ribu penonton di arena. 

“Pertama-tama, saya mengucapkan selamat kepada Indonesia atas perkembangan terbesar yang saya lihat. Namun, saya ingin menegaskan bahwa dalam situasi sulit, pemain saya mampu fokus kembali ke pertandingan,” ujar Shamsaei. 

Meski gagal menaklukkan sang ‘Raksasa Futsal Asia’ di partai final, perjuangan Timnas Indonesia patut dibanggakan. Pencapaian ini menunjukkan futsal Indonesia mampu bersaing dan menjadi kekuatan yang diperhitungkan di level Asia bahkan dunia. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....