RRI-TVRI Pererat Solidaritas Insan Pers Lewat Sepakbola Persahabatan
- 04 Feb 2026 00:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) bersama Panitia Hari Pers Nasional 2026 menyelenggarakan Pertandingan Persaudaraan Insan Pers. Sebuah pertandingan sepak bola persahabatan sebagai upaya mempererat solidaritas antar-lembaga media dan sekaligus merayakan Hari Pers Nasional (HPN).
Pertandingan berlangsung di Lapangan ABS, Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, pada Selasa, 3 Februari 2026. TVRI, selaku tuan rumah, mengundang LPP Radio Republik Indonesia (RRI), Lembaga Kantor Berita Nasional Antara, dan PWI Jaya.
Kegiatan dibuka dengan pertandingan antara TVRI menghadapi RRI di kondisi hujan deras. Tuan rumah yang diperkuat banyak pemain muda bermain lebih dominan dibanding tamu.
Pada pertandingan yang berlangsung 20 menit itu, TVRI mampu menumbangkan RRI dengan skor 3-0. Permainan cepat memanfaatkan sisi kanan dan kiri lapangan menjadi cara jitu TVRI dalam mengunci kemenangan.
Rengga Azhari, salah seorang pemain RRI, menyampaikan hujan deras menyulitkan permainan. Selain itu, menurutnya, TVRI memiliki pemain yang cepat dengan pola permainan yang bagus.
“Kesulitannya itu, tadi pas main hujan deras jadinya kita passing-passing jadi susah untuk mengontrol bola. Kita kalah secara speed sama TVRI, karena TVRI juga pemainnya bagus-bagus, masih muda-muda,” ujar Rengga seusai pertandingan di lapangan ABC.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi hal rutin yang dilaksanakan. “Inginnya rutin karena kita kan satu keluarga di dalam industri media dan mempererat silaturahmi antar sesama media,” ucap Rengga.
Dewan Pengawas RRI sekaligus komentator sepak bola, Mohamad Kusnaeni mengatakan HPN merupakan kesempatan media melakukan introspeksi. Menurutnya, momen ini dapat menjadi pemersatu media dalam menghadapi tantangan algoritma dan fenomena zero-click yang tengah marak terjadi.
“Ini kesempatan bagi kita sebagai insan media melakukan perenungan, instropeksi diri di tengah situasi tidak mudah ini. Momentum HPN ini kesempatan untuk bersama-sama bersatu, bergandengan tangan, mencari cara untuk melawan pengaruh algoritma yang terlalu mendikte,” ujar Kusnaeni atau biasa disapa Bung Kus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....