Siaran Piala Dunia Pererat Ruang Publik

  • 03 Feb 2026 16:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) terus berbenah diri dalam rangka persiapan Piala Dunia 2026. Diskusi Publik dihadirkan untuk mendukung jalannya pesta akbar sepak bola dunia.

LPP TVRI menghadirkan Dialog Meja Bundar bertajuk "Siaran Olahraga Sebagai Ruang Edukasi, Literasi, Dan Penguatan Nilai Kepublikan". Pada forum tersebut Direktur Utama TVRI, Imam Brotoseno berpesan siaran Piala Dunia diinisiasi Presiden untuk membangkitkan semangat optimisme.

"Siaran Piala Dunia ini merupakan inisiasi Presiden Prabowo untuk menghadirkan tayangan bagi seluruh rakyat, termasuk di wilayah terdampak bencana. Sehingga, bisa menumbuhkan semangat optimisme untuk bangkit kembali,"  ucap Direktur Pemrograman Dan Pemberitaan LPP TVRI, Arif Adi Kuswardono yang membaca sambutan di Auditorium LPP RRI, Selasa, 3 Februari 2026.

Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam mengatakan kesiapan LPP RRI dalam menyukseskan jalannya Siaran PIala Dunia 2026. RRI berkomitmen untuk melayani empat juta tuna netra di Seluruh Indonesia melalui program "Dengar Bareng (Debar)"

"Banyak juga masyarakat Indonesia yang ingin mendengarkan siaran sepak bola. Saudara-saudara difabel, tuna netra, ada empat juta jiwa berdasarkan data BPS, insyaAllah akan mendengarkan Siaran RRI," ucap Mistam.

"Mungkin di TVRI ada nonton Bareng, tapi di RRI ada Dengar Bareng. Hiruk pikuk tuna netra mendengarkan, sehingga kita punya program yang namanya DeBar," kata Mistam.

Diskusi Meja Bundar ini diikuti oleh Anggota DPR RI, PWI, LPP RRI, LPP TVRI, LKBN Antara dan sejumlah pengamat sepak bola Indonesia. Narasumber yang hadir antara lain anggota Komisi VII DPR RI, Putra Nababan, Ketua Dewan Penasehat PWI Pusat, Tomy Suryopratomo, Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI, Agus Sudibyo, Dewan Pakar PWI Pusat, Effendi Gazali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....