PSSI Rapat Darurat Usai Insiden Brutal Liga 4

  • 27 Jan 2026 11:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta –  PSSI menggelar rapat darurat (emergency meeting) secara daring bersama PSSI Jawa Tengah dan Jawa Timur. Rapat ini membahas insiden serius Liga 4 musim 2025-2026 yang viral di media sosial.

Rapat diikuti jajaran pimpinan PSSI, Komite Disiplin, dan Departemen Wasit. Perwakilan asosiasi provinsi serta panitia Liga 4 turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyebut rapat digelar atas arahan Ketua Umum. Langkah ini menyusul kejadian luar biasa dalam kompetisi Liga 4.

“Kami diminta untuk segera mengambil langkah tegas. Rapat terkait persoalan-persoalan luar biasa yang saat ini terjadi di sepak bola Indonesia, khususnya di Liga 4 di Jawa Timur dan Jawa Tengah,” ucap Yunus dalam keterangantertulis PSSI yang dilansir RRI.CO.ID pada Selasa 27, Januari 2026.

“Akibat dari tindakan sejumlah pemain, media sosial menjadi sangat ramai. Terutama mendiskreditkan nama sepak bola Indonesia, khususnya PSSI,” ujar Yunus menambahkan.

PSSI memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Liga 4. Federasi juga menyiapkan penambahan regulasi khusus kompetisi tersebut.

Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali menambahkan, kejadian di level mana pun berpengaruh bagi keseluruhan sepak bola nasional. Karena akan tetap dipersepsikan sebagai peristiwa di wilayah sepak bola Indonesia.

“Kejadian di mana pun dan apa pun yang terjadi, itu akan selalu dilihat sebagai peristiwa sepak bola Indonesia. Terjadi di kabupaten, terjadi di provinsi, apalagi di tingkat nasional,” ujar Zainudin.

Emergency meeting ini digelar menyusul sejumlah insiden tendangan brutal dalam kompetisi Liga 4. Terdapat dua kejadian dengan kekerasan yang melibarkan pemain saat pertandingan masih berlangsung.

Pertama, pertandingan Liga 4 Jawa Tengah antara Persikaba Blora melawan PSIR Rembang di Stadion Krida. Perihal ini, berlangsung pada Rabu 21 Januari 2026, pemain Persikaba ditendang di bagian dada oleh kiper PSIR.

Insiden serupa juga terjadi di Liga 4 Jawa Timur dalam laga PS Putra Jaya melawan Perseta 1970 Tulungagung. Peristiwa di Stadion Gelora Bangkalan, Senin 5 Januari 2025 itu viral di media sosial, serta menuai kecaman publik.

PSSI memastikan akan melanjutkan konsolidasi dengan asosiasi provinsi, perangkat pertandingan, serta seluruh pemangku kepentingan. Untuk memastikan kompetisi berjalan dengan menjunjung sportivitas, fair play, dan keselamatan semua pihak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....