TVRI Gandeng 172 Mitra Strategis untuk Tayangan Piala Dunia 2026

  • 26 Jan 2026 22:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Lembaga Penyiaran Publik TVRI mengajak ratusan mitra strategis berkolaborasi guna menyukseskan siaran Piala Dunia 2026. Kerja sama tersebut merupakan upaya menghadirkan hiburan berkualitas bagi seluruh masyarakat sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Iman Brotoseno memaparkan rencana itu pada hari Senin, 26 Januari 2026. Sebanyak 172 mitra hadir di MGP Space SCBD Jakarta untuk melihat potensi kerja sama program olahraga tersebut.

“Sebagai pemegang FIFA World Cup 2026, TVRI tidak hanya menjadi ruang strategis, namun turut memberikan berbagai format kerja sama (dengan mitra),” kata Iman Brotoseno, seperti dikutip dari TVRINews.

Kerja sama yang ditawarkan meliputi berbagai format program mulai dari berita hingga dokumenter yang menarik bagi para mitra. Iman berharap para mitra segera mengajukan proposal untuk memperkuat pesan merek dan meningkatkan visibilitas di mata publik luas.

“Kita memberikan berbagai format kerja sama dengan berbagai brand dan institusi melalui iklan, news, magazine, sinetron, kuis, sampai dokumenter,” ucap Iman.

Lembaga penyiaran negara itu juga memperkenalkan slogan Bola Gembira sebagai cerminan semangat persatuan bagi seluruh rakyat Indonesia. Semangat tersebut akan diwujudkan melalui tayangan inklusif yang dapat diakses dengan mudah oleh semua lapisan masyarakat tanah air.

“Dan tentu saja kami sudah mempersiapkan diri. Jadi kami sekarang dibantu oleh beberapa tenaga sumber daya manusia yang qualified, yang kita hire khusus ke piala dunia,” ujar Iman.

Keunggulan utama lembaga ini terletak pada kepemilikan 189 pemancar yang tersebar luas di seluruh penjuru wilayah Indonesia. Jaringan luas tersebut menjamin siaran dapat dinikmati oleh warga di perbatasan maupun daerah tertinggal, terdepan, dan juga terluar.

Ia menekankan jangkauan luas itu menjadi pembeda utama karena mampu menembus area yang sulit dijangkau oleh pemancar swasta. Layanan tersebut sekaligus menjawab tantangan pengukuran audiens yang biasanya hanya berfokus pada sebelas kota besar di wilayah Indonesia.

“TVRI dengan jangkauan yang paling luas. Mungkin di sebelah cuma 50 pemancar, tapi kami punya 189 pemancar, yang pasti sampai ke pelosok, sampai ke wilayah perbatasan 3T,” ujar Iman.

Data dari Nielsen tetap menjadi standar metrik untuk mengukur jumlah penonton program serta efektivitas iklan bagi para mitra. Iman mengajak masyarakat tetap merasa optimistis seiring pembenahan yang terus dilakukan menjelang Piala Dunia 2026 nanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....