Jadi Pelatih, Simak Enam Fakta Perjalanan Karir Evan Dimas
- 04 Jan 2025 12:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Evan Dimas resmi dilepas Persik Kediri pasa bursa transfer paruh musim 2024-2025. Namun, beberapa saat setelah pengumuman Persik Kediri, Evan Dimas kemudian mengunggah postingan di Instagram.
Dalam video tersebut, Evan terlihat melatih tiga orang anak kecil di sebuah mangan. "Jangan biarkan bakat anak bangsa tidak berkembang," tulis Evan dalam keterangan foto, Kamis (2/1/2025).
1. Karir Singkat di Persik Kediri
Evan Dimas bergabung dengan Persik Kediri pada pertengahan 2024, ia tampil dalam satu pertandingan di BRI Liga 1 2024/2025. Dalam pertandingan tersebut ia hanya bermain selama 22 menit saat Persik Kediri kalah 0-1 dari PSBS Biak.
Meskipun baru bergabung, Evan kesulitan mendapatkan waktu bermain lebih banyak. Dan dalam enam pertandingan terakhir, ia bahkan tidak masuk dalam susunan pemain.
2. Performa Menurun
Sementara itu, Evan Dimas dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik Indonesia pada masa jayanya. Sebagai pemain andalan Timnas Indonesia, ia memiliki skill individu dan visi bermain yang luar biasa.
Sejak meninggalkan Arema FC pada November 2023. Ia hanya tampil sebagai pemain pengganti di PSIS Semarang. Dan kini ia tidak mampu kembali ke bentuk terbaikny.
Penurunan ini turut menarik perhatian media dan penggemar sepak bola Indonesia. Dengan banyak yang berpendapat bahwa faktor fisik mungkin menjadi salah satu penyebab.
3. Tidak Lagi Dipanggil di Timnas Indonesia
Salah satu dampak dari penurunan performa ini adalah hilangnya tempat Evan Dimas di Timnas Indonesia. Terakhir kali ia dipanggil untuk memperkuat Timnas pada 27 Januari 2022 dalam pertandingan uji coba melawan Timor Leste.
Setelah itu, meskipun memiliki potensi besar. Nama Evan Dimas tidak lagi masuk dalam daftar pemain yang dipilih oleh pelatih Shin Tae-Yong.
4. Cedera Memengaruhi Peforma
Banyak yang mengaitkan penurunan performa Evan Dimas dengan cedera yang ia alami pada final SEA Games 2019. Dalam pertandingan itu, ia dijegal keras oleh pemain Vietnam, Doan Van Hau.
Namun, Evan dengan tegas membantah anggapan bahwa cedera tersebut menjadi alasan utama di balik penurunan performanya. Ia menyatakan bahwa meskipun cedera tersebut mempengaruhi periode pemulihannya.
5. Tidak Mendapatkan Kesempatan di Klub Baru
Perjalanan Evan Dimas di klub-klub sebelumnya seperti Bhayangkara FC, Selangor FC, Persija Jakarta menunjukkan kualitas yang luar biasa. Namun, bergabung dengan klub-klub baru terkadang menuntut penyesuaian dengan gaya permainan yang diterapkan pelatih.
Setiap pelatih memiliki kriteria dan preferensinya sendiri, dan dalam hal ini. Evan Dimas mungkin belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi tim dan pelatih baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....