Thomas Tuchel Ditunjuk Sebagai Pelatih Baru Timnas Inggris
- 16 Okt 2024 17:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Thomas Tuchel resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Inggris. Tuchel dan akan memimpin The Three Lions menuju Piala Dunia 2026.
Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengonfirmasi bahwa Thomas Tuchel telah ditunjuk sebagai manajer baru timnas Inggris, Rabu (16/10/2024). Mantan pelatih Chelsea dan Bayern Munich itu meneken kontrak 18 bulan yang akan berlaku sampai akhir Piala Dunia 2026.
CEO FA Mark Bullingham mengatakan, sangat senang dengan kehadiran Tuchel sebagai pelatih baru Timnas Inggris. Dirinya mengatakan, Tuchel adalah pelatih yang sangat berbakat dan memiliki reputasi bagus di sepak bola dunia.
"Kami senang telah merekrut Thomas Tuchel, salah satu pelatih terbaik di dunia, dan Anthony Barry yang merupakan salah satu pelatih Inggris terbaik untuk mendukungnya. Proses rekrutmen kami dilakukan dengan sangat mendalam," kata Bullingham dikutip dari laman resmi FA, Rabu (16/10/2024).
Tuchel, pelatih berkebangsaan Jerman berusia 51 tahun, akan menggantikan Gareth Southgate yang mengundurkan diri pada musim panas lalu. Dengan penunjukan ini, Tuchel mencatatkan sejarah sebagai pelatih pertama asal Jerman yang menangani Timnas Inggris.
Penunjukan ini menjadikannya sebagai pelatih ketiga non-Inggris yang menangani Timnas Inggris dalam sejarah, setelah Sven-Goran Eriksson dan Fabio Capello. Keputusan ini diambil setelah FA mempercepat pencarian pelatih tetap akibat hasil buruk di Nations League.
Nama Pep Guardiola, pelatih Manchester City yang sukses meraih banyak gelar, juga disebut-sebut sebagai calon kuat. Akan tetapi, FA akhirnya memilih Tuchel, yang saat ini tidak terikat dengan klub manapun sejak meninggalkan Bayern Munchen pada akhir musim lalu.
Tuchel memiliki rekam jejak yang mentereng di kompetisi format turnamen, menjuarai berbagai trofi bersama Borussia Dortmund, PSG, Chelsea, dan Bayern Munich. Inggris akan menjadi jabatan internasional pertamanya.
Timnas Inggris belum pernah memenangkan trofi sejak Piala Dunia 1966. Meski mencapai semifinal Piala Dunia dan dua final Euro di bawah Southgate, mereka belum mampu mengangkat trofi, meski diperkuat pemain-pemain top.
Gaya permainan Southgate kerap dianggap terlalu konservatif, dan tugas Tuchel adalah memaksimalkan potensi serangan dari para pemain bintangnya. Namun, ia juga harus menghadapi tekanan besar yang datang bersama satu di antara pekerjaan paling menantang di dunia sepak bola.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....