Update Klasemen Sementara Liga 2 Indonesia

  • 26 Sep 2024 09:08 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Hingga pekan keempat Liga 2 Indonesia musim 2024–2025, persaingan di Grup A semakin ketat dengan dua tim teratas, PSKC dan PSPS, sama-sama mengumpulkan 7 poin. Berikut adalah rangkuman klasemen sementara berdasarkan hasil pertandingan terbaru yang diupdate RRI dari laman Liga 2 Indonesia pada Kamis (26/9/2024).

PSKC Cimahi berada di puncak klasemen dengan 7 poin dari 3 pertandingan (2 menang, 1 seri, 0 kalah). PSKC unggul dalam produktivitas gol, mencetak 3 gol dan hanya kebobolan 1 gol. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Sementara PSPS Pekanbaru juga mengoleksi 7 poin, namun telah memainkan 4 pertandingan (2 menang, 1 seri, 1 kalah). Mereka mencatatkan jumlah gol yang impresif, yakni 9 gol, namun pertahanan mereka agak rapuh dengan kebobolan 6 gol. Meski begitu, mereka mengalami penurunan performa dalam laga terakhir, dengan satu kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang.

Kemudian Persiraja Banda Aceh berada di posisi ketiga dengan 6 poin dari 3 pertandingan (2 menang, 0 seri, 1 kalah). Persiraja mampu mencetak 5 gol, namun kebobolan 4 gol. Tim ini menunjukkan performa positif dalam dua laga terakhir dengan dua kemenangan beruntun saat berhadapan dengan Persikabo dan Sriwijaya FC dan satu kali kalah berhadapan Bekasi City.

Kemudian Persikota Tangerang menempati posisi keempat dengan 4 poin dari 4 pertandingan (1 menang, 1 seri, 2 kalah). Persikota memiliki selisih gol yang negatif (-2), dengan mencetak 6 gol namun kebobolan 8 gol. Penurunan performa terlihat dalam dua laga terakhir, di mana mereka kalah dua kali berturut-turut.

Bekasi City duduk di posisi kelima dengan 4 poin dari 3 pertandingan (1 menang, 1 seri, 1 kalah). Meskipun baru mencetak 3 gol, pertahanan mereka cukup solid dengan hanya kebobolan 2 gol. Bekasi City masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisinya dengan performa yang konsisten.

Selanjutnya Dejan FC berada di peringkat keenam dengan 3 poin dari 2 pertandingan (1 menang, 0 seri, 1 kalah). Dengan mencetak 3 gol dan kebobolan 5 gol, mereka memiliki selisih gol negatif (-2), namun masih memiliki potensi untuk merangkak naik di klasemen.

Sementara PSMS Medan berada di posisi ketujuh dengan 3 poin dari 2 pertandingan (1 menang, 0 seri, 1 kalah). PSMS hanya mencetak 1 gol dan kebobolan 1 gol, dengan performa yang masih belum maksimal.

Sementara pada peringkat 8 klasemen diduduki Persikabo 1973 mengoleksi 3 poin dari 3 pertandingan (1 menang, 0 seri, 2 kalah). Mereka kesulitan dalam urusan mencetak gol, hanya menghasilkan 2 gol dan kebobolan 8 gol. Persikabo harus segera memperbaiki lini pertahanan untuk meraih hasil positif di laga-laga selanjutnya.

Di posisi paling buncit, Sriwijaya FC menempati posisi terbawah dengan hanya 2 poin dari 4 pertandingan (0 menang, 2 seri, 2 kalah). Performa Sriwijaya FC di empat pertandingan terakhir menunjukkan tren negatif dengan dua kekalahan dan dua hasil imbang.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....