Warga Keluhkan Sampah dan Botol Miras di Area Sungai Jantur Inar

  • 15 Mar 2026 20:36 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Warga yang beraktivitas di sekitar Objek Wisata Jantur Inar, Kampung Temula, Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), mengeluhkan perilaku sebagian pengunjung yang dinilai kurang menjaga kebersihan kawasan wisata tersebut.

Salah satu keluhan yang sering muncul adalah kebiasaan pengunjung membawa makanan dan minuman hingga ke area sungai saat bermain air, namun tidak membawa kembali sampahnya ke daratan setelah selesai beraktivitas.

Nampak, seorang warga yang berjualan di kawasan wisata tersebut mengatakan, kondisi ini kerap membuat sampah berserakan di sepanjang tepian sungai, sehingga merusak kebersihan lingkungan wisata.

“Kadang pengunjung bawa makanan sampai ke bawah saat main air, tapi sampahnya tidak dibawa naik lagi. Jadi berserakan di pinggiran sungai itu,” kata Nampak, Minggu 15 Maret 2026.

Ia berharap pengunjung dapat memanfaatkan gazebo yang telah dibangun di area atas sebagai tempat makan atau beristirahat, sehingga sampah tidak dibawa hingga ke area sungai.

“Maunya kita kan kalau yang datang ini makannya di atas saja, sudah ada gazebo juga walaupun memang belum diresmikan. Kalau pun bawa sampah ke bawah, tolong setelah selesai dikumpulkan lalu dibawa naik ke darat supaya bisa kami bakar,” ujarnya.

Pengunjung Diminta tidak Buang Sampah Sembarangan. (foto.RRI/MCJ)

Selain masalah sampah, Nampak juga mengkhawatirkan adanya pengunjung yang membawa minuman keras dalam botol ke area sungai, sebab berpotensi membahayakan pengunjung lain apabila botol tersebut pecah di antara bebatuan.

“Ini ada yang bawa minuman keras dalam botol ke sungai. Kalau jatuh atau pecah di batu-batu itu kan berbahaya, karena orang mandi di sungai tidak pakai sandal. Mau tegur juga kita tidak ada kewenangan,” ucap Nampak.

Ia menambahkan, pihak Kepolisian Sektor Damai sebelumnya sempat berkunjung ke lokasi tersebut dan meminta warga segera melapor apabila menemukan ada pengunjung membawa botol miras, mabuk atau mengganggu ketertiban di kawasan wisata.

“Memang kemarin dari Polsek Damai sempat bilang, kalau ada yang bawa miras atau mabuk-mabuk di sini, lapor saja, nanti mereka langsung tindak,” katanya.

Warga berharap para pengunjung yang datang dapat lebih menjaga kebersihan dan keselamatan bersama, sehingga keindahan alam Jantur Inar tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh semua orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....