Bandara Ujoh Bilang Dorong Pengembangan Pariwisata Mahakam Ulu

  • 19 Jan 2026 13:56 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Long Bagun - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu meninjau pembangunan Bandara Ujoh Bilang yang diproyeksikan menjadi pintu masuk utama pengembangan pariwisata di wilayah perbatasan tersebut.

Bandara Ujoh Bilang dinilai strategis dalam membuka akses menuju berbagai destinasi wisata alam Mahakam Ulu yang selama ini sulit dijangkau akibat keterbatasan transportasi, khususnya jalur udara.

Kabupaten Mahakam Ulu memiliki beragam potensi wisata unggulan, mulai dari bentang alam sungai, hutan tropis, hingga kekayaan budaya lokal yang belum banyak dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.

Gubernur Kalimantan Timur menegaskan pembangunan bandara menjadi langkah penting untuk mengenalkan potensi tersebut ke luar daerah. “Bandara ini diharapkan membuka keterisolasian Mahakam Ulu yang memiliki potensi perekonomian, kekayaan hasil alam, serta keindahan wisata yang sangat luar biasa dan belum banyak dikenal masyarakat Indonesia maupun mancanegara,” ujar Gubernur Kalimantan Timur kepada RRI.co.id, Sabtu, 17 Januari 2026.

Ia menambahkan, pembangunan bandara dilakukan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, dengan fokus pada penyediaan fasilitas yang mendukung operasional penerbangan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2025 mengalokasikan anggaran sekitar Rp43 miliar guna mempercepat pembangunan Bandara Ujoh Bilang sebagai bagian dari upaya mendorong sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Bandara Ujoh Bilang ditargetkan selesai pada akhir Januari 2026 dan direncanakan diresmikan pada awal Februari 2026, setelah memperoleh izin operasional dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung arus kunjungan wisata ke Mahakam Ulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....