Festival Dahau 2025,Rayakan Harmoni Kebersamaan dalam Budaya
- 19 Okt 2025 23:33 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar : Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) resmi merilis jadwal lengkap Festival Dahau Sendawar (FDS) 2025 dengan tema “Harmoni Kebersamaan Dalam Budaya.”
Seperti yang dirilis Dinas Pariwisata Kubar, agenda tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kutai Barat ini akan berlangsung mulai 23 Oktober hingga 7 November 2025, dipusatkan di Taman Budaya Sendawar (TBS) serta sejumlah lokasi lain seperti Sirkuit Siam Ultima Melak, Alun-Alun Itho, DPRD Kubar, dan Gedung PKK.
Festival Dahau akan dibuka pada 23 Oktober 2025, ditandai pemukulan gong dan kratung oleh Bupati Kutai Barat, prosesi tepung tawar, serta pertunjukan seni menyumpit. Hari pertama juga diramaikan dengan lomba olahraga tradisional seperti menyumpit, begasing, dan belogo, serta pelayanan kesehatan gratis dan donor darah bagi masyarakat.
Selama dua pekan, berbagai kegiatan seni, budaya, dan olahraga akan digelar. Di antaranya fun bike ISSI, festival pangan nasional, lomba kuliner khas Kutai Barat, lomba tari pesisir kreasi, serta perlombaan perahu naga beregu putra dan putri. Tak ketinggalan, festival band, e-sport, pentas seni malam, serta parade band Dahau turut memeriahkan suasana di TBS.
Puncak perhatian masyarakat akan tertuju pada Grand Final Pemilihan Moneaq Ringeeng Sendawar 2025 dan Malam Kubar Award, yang menampilkan para pemenang lomba festival seni dan budaya. Selain itu, ada pula Upacara Adat Ngugu Tautn, Rapat Paripurna DPRD dalam rangka HUT Kutai Barat, serta Welcome Dinner VVIP dan VIP menjelang acara puncak.
Kemeriahan Dahau mencapai puncaknya pada 5 November 2025, dengan Upacara Adat Dahau Sendawar, parade budaya, tarian kolosal, serta defile kirab perwakilan dari setiap kecamatan di Kutai Barat. Acara kemudian ditutup pada 7 November 2025 dengan prosesi adat Gerta’u, pemotongan kerbau, pembagian lalus, pengantaran tukang belian, dan tepung tawar sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan masyarakat.
Festival Dahau 2025 bukan sekadar pesta budaya, namun juga wujud nyata semangat harmoni dan kebersamaan masyarakat Kutai Barat dalam menjaga dan melestarikan warisan adat serta budaya leluhur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....