Kubar Kembangkan Hari Berbudaya Jadi Wisata Budaya Bulanan

  • 10 Jun 2025 07:35 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar : Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Pariwisata berencana mengembangkan program ‘Hari Berbudaya’ menjadi potensi wisata budaya yang terintegrasi dengan sektor ekonomi kreatif.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kunjungan wisata serta pemberdayaan pelaku seni dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kreatif.

Program ini akan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan organisasi terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), UPT Taman Budaya Sendawar (TBS), Tim Penggerak PKK, Dekranasda, hingga komunitas seni dan budaya di Kubar.

Hari Berbudaya, yang selama ini diperingati setiap tanggal 20 di lingkungan sekolah, akan dikemas lebih atraktif dengan menghadirkan pertunjukan seni tradisional dan pameran kerajinan tangan.

“Itu nanti akan kita rancang bersama,” kata Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kubar, FX Sumardi, kepada RRI Sendawar, Senin (9/6/2025).

Menurut Sumardi, pertunjukan seni budaya akan diisi oleh pelajar, sementara pameran kerajinan tangan akan melibatkan para pelaku UMKM lokal. Tujuannya adalah menjadikan setiap tanggal 20 sebagai hari khusus wisata budaya yang dipusatkan di Taman Budaya Sendawar (TBS).

“Harapan kami, melalui kegiatan ini bisa menjadi pemicu perputaran ekonomi masyarakat di Kutai Barat,” ujarnya.

Sumardi menambahkan, kegiatan serupa sebelumnya hanya dapat dinikmati pada momen-momen khusus seperti Festival Dahau. Karena itu, Dinas Pariwisata Kubar ingin membuat terobosan agar kegiatan budaya bisa digelar rutin setiap bulan dan menjadi ikon wisata budaya di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan.

“Pagelaran seni dapat dilakukan di panggung utama, sedangkan untuk pameran, kita punya enam lamin etnis di TBS yang bisa dimanfaatkan sebagai stan para perajin lokal. Selama ini, acara seperti ini hanya dinikmati setahun sekali. Sekarang, kami ingin menjadikannya agenda bulanan yang berkesinambungan,” tegas Sumardi.

Saat ini, pihak Dinas Pariwisata masih dalam tahap persiapan dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Targetnya, program ini bisa mulai direalisasikan pada tahun 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....