Sebagian Cagar Alam Kersik Luway Akan Dijadikan Destinasi Wisata
- 11 Mar 2025 01:34 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar : Pemerintah berencana mengubah sebagian kawasan Cagar Alam Padang Luway atau Kersik Luway di Kampung Sekolaq Darat, Kecamatan Sekolaq Darat, Kabupaten Kutai Barat, menjadi area wisata. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan potensi wisata alam di daerah tersebut sekaligus membuka peluang bagi pembangunan infrastruktur yang lebih baik.
Kepala Resor Cagar Alam Padang Luway, Sumarso, mengatakan, pengajuan perubahan status sebagian kawasan cagar alam yang telah ditetapkan sebagai taman nasional itu bertujuan agar dapat dimanfaatkan sebagai area wisata. Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat setempat telah melakukan pertemuan guna membahas rencana ini secara mendalam.
“Jadi, kemarin hasil dari evaluasi kesesuaian fungsi yang dihadiri oleh semua stakeholder, masyarakat, dan pemerintah daerah menghasilkan keputusan bahwa sebagian kawasan ini akan diturunkan statusnya menjadi taman wisata alam. Ke depannya, diharapkan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, dapat berkolaborasi membangun kawasan wisata alam ini,” ujar Sumarso kepada RRI Sendawar, Senin (10/3/2025).
BACA JUGA:
Tempat Wisata di Kutai Barat, Kersik Luway
Ia menambahkan, saat ini pembangunan akses jalan dan fasilitas lainnya masih terkendala oleh status kawasan sebagai area konservasi. Dengan perubahan status ini, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat segera direalisasikan.
“Karena statusnya masih cagar alam, secara aturan memang tidak bisa dilakukan pengembangan apa pun. Dengan adanya perubahan menjadi taman wisata alam, kawasan ini bisa dikelola, termasuk pembangunan jalan menuju lokasi,” jelasnya.
Sebagai informasi, Cagar Alam Kersik Luway telah ditetapkan sebagai taman nasional sejak tahun 1982 dengan tujuan melindungi anggrek hitam, satu-satunya tanaman endemik di dunia yang tumbuh di kawasan ini. Taman nasional ini memiliki luas total sekitar 5.000 hektare, mencakup wilayah Kecamatan Sekolaq Darat, Melak, dan Damai. Lokasinya sendiri berada sekitar 15 kilometer dari Kota Sendawar.
Dengan adanya perubahan status ini, diharapkan Cagar Alam Kersik Luway tidak hanya tetap terjaga kelestariannya tetapi juga menjadi destinasi wisata unggulan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kutai Barat.
Tonton Video: Pesona Anggrek Hitam di Jantung Borneo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....