Desa Wisata Kampung Batu Majang
- 20 Jan 2025 20:05 WIB
- Sendawar
KBRN,Sendawar: Desa Batu Majang menjadi salah satu desa yang masih ditinggali penduduk suku Dayak tepatnya suku Dayak Kenyah.
Kampung wisata Batu Majang mayoritas etnis/suku Dayak Kenyah dengan jumlah penduduk 1,367 jiwa, yang terletak dikecamataan Long bagun Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Lokasi Desa Batu Majang berada di tepian antara dua sungai yakni Sungai Alan dan Sungai Mahakam. Diberi nama Desa Batu Majang karena terdapat sebuah batu besar yang berada di Kawasan desa yang terpotong oleh aliran Sungai Alan.
Nama “Batu Majang” sendiri diambil dari sebuah batu besar yang ada di kawasan desa. Batu ini menjadi salah satu ciri khas Desa Batu Majang, karena terletak di tengah-tengah aliran Sungai Alan yang membelahnya. Keberadaan batu ini memberikan kesan unik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang untuk menjelajahi desa tersebut. Batu yang besar dan terpotong oleh aliran sungai menjadi simbol dari hubungan kuat antara masyarakat desa dan alam sekitar.
Kampung wisata batu majang memiliki daya tarik alam :
1.Hutan Lindung Tana Ulen ( tempat jungle tracking dan terdapat banyak flora dan fauna endemik daerah hulu kalimantan timur ).
2.Susur sungai alan ( memberikan sensasi menyusuri sungai alan dengan menggunakan perahu khas dayak dengan disuguhkan pemandangan alam yang indah, disana juga terdapat kolam air asin alami ).
3.Pemandian Air terjun Sungai Murung
Explore Kampung dayak Kenyah Batu Majang ( atraksi berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengikuti kegiatan kesaharian masyarakat )
Kampung wisata batu majang juga menyediakan homestay untuk wisatawan yang menginap di kampung wisata batu majang, tersedia 9 rumah warga yang di jadikan homestay.
Masyarakat Desa Batu Majang masih mempertahankan kehidupan tradisional mereka, dengan banyak rumah adat Dayak Kenyah yang berdiri kokoh di sepanjang tepian sungai. Pengunjung bisa menyaksikan langsung bagaimana kehidupan suku Dayak Kenyah yang sangat menghargai adat istiadat dan budaya mereka. Kehidupan sehari-hari di desa ini sangat erat kaitannya dengan alam, baik dalam hal bertani, berburu, maupun menjaga kelestarian lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....