Bupati Kubar Buka Pameran Pusaka Nusantara di TBS
- 28 Okt 2025 20:41 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar: Bupati Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin secara resmi membuka Pameran Pusaka Nusantara yang digelar oleh Paguyuban Tosan Aji Pinang Sendawar, di Taman Budaya Sendawar (TBS), Selasa (28/10/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Adat Lamin Aoheng TBS ini menampilkan puluhan benda pusaka dari berbagai daerah di Indonesia. Deretan pusaka yang dipamerkan meliputi keris, mandau, tombak, pedang, dugong, munyetn, hingga zambia, masing-masing memiliki nilai sejarah dan filosofi tersendiri.
Tercatat 76 pusaka ditampilkan untuk masyarakat umum, termasuk pusaka milik Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, mantan Bupati Kubar Ismail Thomas, serta sejumlah tokoh masyarakat Kutai Barat lainnya.

Bupati Frederick Edwin, menggunting Pita Menandakan Dibukannya Pameran Pusaka Nusantara di Kubar. (dok.RRI/MCJ)
Keberagaman koleksi tersebut menjadi wujud nyata kekayaan warisan budaya Nusantara yang tak ternilai.
Kepada RRI, Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi tinggi kepada Paguyuban Tosan Aji Pinang Sendawar yang telah dua kali menyelenggarakan pameran serupa.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk melestarikan nilai-nilai budaya dan sejarah yang menjadi identitas bangsa.
“Indonesia sangat kaya akan sejarah dan budaya, termasuk dalam seni pembuatan pusaka. Kutai Barat pun memiliki keanekaragaman benda-benda pusaka yang mesti kita jaga bersama. Jangan sampai terkikis oleh arus budaya modern dari luar,” ujar Bupati.

Terdapat Pusaka Presiden RI, Prabowo Subianto. (dok.RRI/MCJ)
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat untuk datang menyaksikan langsung pameran tersebut. Selain memperluas wawasan tentang sejarah dan kebudayaan, kegiatan ini juga menjadi ajang menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan leluhur.
“Dengan begitu, para penempa mandau, pembuat keris, dan pelestari budaya lainnya akan terus memiliki regenerasi,” kata Bupati Edwin.
Pameran Pusaka Nusantara di Taman Budaya Sendawar akan berlangsung mulai 28 Oktober hingga 5 November 2025, menghadirkan suasana penuh makna tentang warisan, kebanggaan, dan keagungan budaya bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....