Diduga Tabrak Lari Tewaskan Seorang Pemuda di Jengan Danum

  • 09 Mei 2024 10:25 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar : Nasib naas dialami Rivaldo (19), pria asal Kampung Jengan Danum kecamatan Damai kabupaten Kutai Barat. Pemuda yang baru lulus SMA itu tewas usai mengalami kecelakaan di jalan Trans Kaltim, Rabu (8/5/2024) malam.

Rivaldo diduga jadi korban tabrak lari, lantaran ditemukan warga dalam keadaan luka parah di kawasan Kinong, Muara Lawa, sekitar pukul 20.00 Wita.

Ironinya dalam rekaman video yang beredar, tidak ada satupun warga maupun pengendara lain yang berusaha menolong.

Beberapa menit kemudian salah satu keluarga korban melihat dan langsung melaporkan ke orang tuanya. Mereka kemudian membawa Rivaldo ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Harapan Insan Sendawar.

Namun nyawa Rovaldo tak tertolong dan meninggal sesampainya di rumah sakit.

Indra, supir minibus yang membawa korban ke rumah sakit mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar 200 meter dari kediamannya. Kemudian langsung macet di jalan karena banyak pengendara berkerumun.

Saat sampai lokasi kejadian, dia kaget karena yang mengalami kecelakaan adalah keluarganya.

”Saat itu saya lihat ramai-ramai dan macet di jalan. Pas tiba di lokasi ternyata adik saya yang celaka. Sudah luka parah dan berdarah-darah tapi masih di motor. Posisi sudah kritis tapi tidak ada yang tolong,” kata Indra saat ditemui RRI di RSUD HIS.

BACA JUGA:

Truk Batu Bara Kembali Terlibat Kecelakaan di Kubar, Warganet: Mau Tunggu Berapa Korban Lagi

Menurut Indra, korban tiba di rumah sakit sekitar jam 9 malam. Namun meninggal beberapa menit kemudian karena pendarahan hebat di bagian kepala.

”Waktu di lapangan masih ada napas. Saya langsung ambil mobil terus bapak sama abangnya angkat dalam mobil kita bawa ke rumah sakit. Posisinya macet juga sepanjang jalan jadi kami tiba sekitar jam 9 lewat. Meninggalnya nanti di rumah sakit,” jelas Indra.

Keluarga lanjut Indra, tidak tahu persis korban ditabrak atau mengalami kecelakaan tunggal. Hanya saja kasus itu sudah ditangani Polres Kutai Barat.

”Penyebab kecelakaan belum bisa dipastikan karena kami ngga melihat langsung, kita cuma lihat keadaan sudah tergeletak di jalan. Sudah ada polisi yang urus, motor korban juga sudah di bawa ke Polres,” ungkap Indra.

BACA JUGA:

Warga Kubar Tagih Janji Perbaikan Jalan dari Pengusaha Truk Batu Bara-CPO

Adapun korban baru sekitar dua minggu kembali ke Kutai Barat usai menamatkan sekolah di kabupaten Berau. Putra dari pasangan Karia Mas dan Eni itu sudah dibawa dari rumah sakit, Kamis dini hari tadi, sekitar Pukul 00.20 Wita menggunakan mobil ambulance.

Sementara kasat Lantas Polres Kubar, AKP Budi Witikno mengaku kasus kecelakaan itu masih dalam tahap penyelidikan.

"Masih dalam penyelidikan," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....