Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Kampung Keay Kutai Barat
- 01 Okt 2026 07:03 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Tim gabungan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di RT 003, Kampung Keay, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Selasa, 29 September 2026.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.15 WITA. Personel Polsek Damai yang menerima informasi langsung bergerak menuju lokasi bersama BPBD Kutai Barat, Damkar Kecamatan Damai, Manggala Agni dan unsur terkait lainnya.
Personel Polsek Damai yang terlibat dalam penanganan tersebut yakni Brigpol Fendi Harnawan, Brigpol Yordan dan Bripda Septian W.
Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 16.10 WITA dan langsung melakukan pemadaman terhadap titik api yang berada di kawasan lahan gambut.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WITA setelah petugas melakukan pemadaman selama beberapa jam. Tim kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.
Pendinginan dilakukan secara intensif karena kondisi lahan gambut masih menyimpan material kering seperti akar, daun dan pepohonan yang berpotensi kembali terbakar.
“Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar satu hektare. Kepulan asap tebal akibat kebakaran juga sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan di sekitar lokasi,” kata Brigpol Fendi Harnawan.
Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Petugas masih melakukan pengumpulan bahan keterangan dan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengetahui sumber api.
Dalam penanganan tersebut, tim gabungan mengerahkan sejumlah kendaraan pemadam dan mobil tangki air untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan.
Polsek Damai bersama BPBD Kutai Barat, pemerintah kecamatan, Koramil, KPHP, aparat kampung dan masyarakat masih melakukan pemantauan serta pendinginan secara berkala guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Masyarakat diimbau tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Imbauan tersebut semakin penting di tengah kondisi kemarau dan lahan yang kering sehingga api berpotensi cepat meluas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....