Kemarau di Kutai Barat Picu Kenaikan Harga Sayuran
- 30 Sep 2026 20:57 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Musim kemarau yang terjadi tahun ini tidak hanya berdampak pada surutnya air danau, rawa, dan sungai yang menjadi sumber kebutuhan air masyarakat, tetapi juga berimbas pada sektor pertanian.
Berkurangnya intensitas hujan membuat sejumlah tanaman menjadi layu bahkan mati. Salah satunya tanaman sayuran. Pantauan RRI.co.id di sejumlah pasar di Kabupaten Kutai Barat menunjukkan pasokan beberapa jenis sayuran mulai berkurang, seperti kangkung, bayam, sawi, dan daun singkong.
Kondisi tersebut turut menyebabkan harga sayuran mengalami kenaikan.
Di wilayah Simpang Raya dan Barong Tongkok, harga sejumlah sayuran terpantau naik. Harga bayam yang sebelumnya Rp3.000 per ikat kini menjadi Rp5.000. Sementara itu, harga kangkung yang sebelumnya Rp5.000 untuk dua ikat naik menjadi Rp8.000.
Salah seorang warga Simpang Raya, Yuli, mengatakan kondisi kemarau membuat masyarakat semakin kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain harus menghadapi paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, bensin, ayam, dan minyak goreng juga mengalami kenaikan harga.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat masyarakat harus lebih berhemat dan bijak dalam berbelanja.
“Kebutuhan sembako sekarang harganya pada naik, tetapi penghasilan masih tetap. Apa-apa mahal sekarang. Apalagi musim kemarau ini, tambah sulit saja. Sayuran yang harganya murah pun kini naik, belum yang lain,” ujar Yuli.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mencari solusi untuk mengatasi kondisi tersebut. Selain memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok, kemampuan daya beli masyarakat juga dinilai perlu mendapat perhatian.
Yuli mengatakan, meskipun stok kebutuhan pokok tersedia, kenaikan harga tanpa diikuti peningkatan penghasilan tetap akan menyulitkan masyarakat.
“Sama saja sulit, Mas, kalau tidak ada uang karena serba naik. Walaupun barang-barang ada, masyarakat tidak bisa membeli,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....