Salat Istisqa Jadi Ikhtiar Kodim 0912/Kubar Hadapi Kemarau
- 29 Agt 2026 15:33 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar -Sebagai ikhtiar bersama untuk memohon turunnya hujan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap dampak musim kemarau yang berlangsung cukup panjang.Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menghadiri pelaksanaan Salat Istisqa yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Makodim 0912/Kutai Barat, Sabtu 29 Agustus 2026.
Salat Istisqa dilaksanakan di halaman Kodim 0912/Kutai Barat dan diikuti jajaran TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, Persit Kartika Chandra Kirana serta masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam kegiatan tersebut diwakili Plt. Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setkab Kutai Barat Mobilala. Kehadiran pemerintah daerah menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus momentum memperkuat kebersamaan lintas unsur dalam menghadapi kondisi daerah, khususnya dampak musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Komandan Kodim 0912/Kutai Barat Letkol Inf. Doni Fransisco menyampaikan bahwa Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar dan doa bersama untuk memohon curahan rahmat berupa hujan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Kegiatan ini merupakan wujud ikhtiar kita sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa untuk memohon curahan rahmat berupa hujan. Musim kemarau yang berkepanjangan tentu memberikan dampak yang cukup mengkhawatirkan, khususnya terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Menurut Dandim, kondisi kemarau yang berkepanjangan perlu dihadapi dengan kolaborasi berbagai pihak. TNI, Polri, BPBD, masyarakat, kelompok Manggala Agni dan unsur terkait lainnya terus melakukan langkah pencegahan dan penanganan untuk mengantisipasi potensi karhutla.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya umat Muslim, menjadikan Salat Istisqa sebagai momentum memperkuat keimanan, melakukan introspeksi diri, memperbanyak istighfar serta memohon ampun dan pertolongan kepada Allah SWT.
Saat ini dampak kebakaran dan kabut asap, lanjut Dandim, tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan. Karena itu, kepedulian bersama dalam mencegah kebakaran dan menjaga lingkungan perlu terus diperkuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....