Dinsos Kubar Aktifkan 1.012 Peserta BPJS PBI JK
- 29 Agt 2026 15:18 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mencatat sebanyak 1.012 jiwa telah diaktifkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) yang pembiayaannya bersumber dari APBD Kubar sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Kepala Dinas Sosial Kubar, Adolfus Pontus, mengatakan pengaktifan tersebut dilakukan berdasarkan permohonan masyarakat yang membutuhkan bantuan pembiayaan jaminan kesehatan.
Menurutnya, masyarakat yang mengajukan rekomendasi cukup membawa Kartu Keluarga (KK). Apabila dalam satu KK terdapat beberapa anggota keluarga, pengaktifan kepesertaan dapat mencakup seluruh anggota keluarga yang memenuhi ketentuan.
“Di Dinas Sosial sendiri terhitung dari Januari sampai Mei, itu sudah mengeluarkan dan mengaktifkan, teman-teman BPJS Kesehatan sudah mengaktifkan kurang lebih 1.012 jiwa,” kata Adolfus, Sabtu 29 Agustus 2026.
Adolfus menjelaskan, Dinas Sosial Kubar, menerbitkan rekomendasi berdasarkan permohonan masyarakat. Rekomendasi tersebut kemudian dibawa atau diteruskan kepada BPJS Kesehatan untuk proses pengaktifan kepesertaan.
Ia mengatakan penghitungan penerima dilakukan berdasarkan jumlah jiwa, bukan hanya jumlah kepala keluarga. Karena itu, satu pengajuan dapat mencakup beberapa anggota keluarga sekaligus.
“Karena sebenarnya pada saat mereka mengurus rekomendasi ke Dinas Sosial, itu hanya membawa KK. Kalau dalam satu keluarga itu ada lima jiwa, itu secara otomatis langsung diaktifkan,” ujarnya.
Adolfus menambahkan, pelayanan pengurusan PBI JK merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat yang masuk kategori tidak mampu.
Ia memastikan hingga saat ini Dinas Sosial belum menerima aduan terkait proses penerbitan rekomendasi PBI JK. Aduan yang dimaksud berada di luar persoalan pelayanan medis yang diterima masyarakat di fasilitas kesehatan.
Menurutnya, keberadaan PBI JK yang dibiayai APBD menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan jaminan kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....