Calon Paskibraka Kubar Dibekali Wawasan Kebangsaan dan Nilai Pancasila
- 31 Jul 2026 15:11 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Sebanyak 45 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), kini mulai menjalani latihan fisik dan Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Namun demikian, bukan hanya pelatihan PBB yang diterima, tetapi juga mendapatkan pembekalan wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai Pancasila selama mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) tahun 2026.
Program yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kubar tersebut, menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang tidak hanya siap menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan jiwa nasionalisme.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kubar, Suwito, mengatakan para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan seluruh materi yang diperoleh selama pelatihan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
“Melalui pemusatan pendidikan dan pelatihan ini, para peserta diharapkan menjadi generasi yang memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, semangat kebangsaan, cinta tanah air, serta jiwa kepemimpinan yang kuat,” kata Suwito, Jumat 31 Juli 2026.
Ia menambahkan, pengembangan sumber daya manusia yang berkarakter menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Kubar yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat. Karena itu, pembinaan terhadap generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan.
Selama mengikuti diklat, peserta menerima tujuh materi pembelajaran dari sejumlah narasumber, di antaranya Kodim 0912/Kutai Barat, Polres Kutai Barat, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Badan Kesbangpol Kutai Barat.
Selain materi kebangsaan dan kepemimpinan, peserta juga memperoleh pembinaan ideologi Pancasila, pendidikan karakter, serta latihan kedisiplinan yang diharapkan menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Harapannya, ilmu yang mereka terima, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pelajar, anggota masyarakat, maupun pemimpin di masa depan,” ujar Suwito.
Selain itu, Suwito juga berharap, lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis sebagai pengibar bendera, tetapi juga mampu menjadi agen penguat persatuan, nasionalisme, dan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....