Mahulu Canangkan Bulan Anti Rabies Cegah Penyebaran Kasus Rabies
- 30 Jul 2026 14:14 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahakam Ulu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu mencanangkan Bulan Anti Rabies Kabupaten Mahakam Ulu 2026 sebagai langkah cepat mencegah penyebaran rabies setelah ditemukan kasus positif di Kampung Ujoh Bilang. Berdasarkan informasi dari PPID Kabupaten Mahakam Ulu, pencanangan dilaksanakan di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati Mahulu, Senin 27 Juli 2026.
Langkah tersebut diambil setelah hasil uji laboratorium pada 15 Juli 2026 mengonfirmasi seekor anjing liar di RT 5 Kampung Ujoh Bilang positif terinfeksi rabies. Hewan tersebut diketahui telah menggigit empat warga sehingga pemerintah daerah segera meningkatkan kewaspadaan melalui vaksinasi massal dan edukasi kepada masyarakat.
Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, mengatakan temuan kasus tersebut harus menjadi perhatian seluruh masyarakat. Menurutnya, pencegahan rabies tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif para pemilik hewan peliharaan.
"Ini menjadi peringatan bagi kita semua. Saya mengajak masyarakat, khususnya para pemilik hewan peliharaan, untuk bertanggung jawab. Lakukan vaksinasi dan jangan biarkan hewan berkeliaran tanpa pengawasan," ujar Suhuk, Selasa 28 Juli 2026.
Sebagai langkah penanganan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Mahakam Ulu telah memberikan 763 dosis vaksin kepada Hewan Penular Rabies (HPR), seperti anjing dan kucing, di sejumlah wilayah. Vaksinasi tersebut menjadi upaya awal untuk memutus rantai penularan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko paparan virus rabies.
Pemkab Mahulu juga menargetkan penambahan 1.000 dosis vaksin rabies yang akan difokuskan di Kampung Matalibaq, Long Bagun Ulu, dan Long Bagun Ilir. Perluasan cakupan vaksinasi ini diharapkan mampu meningkatkan kekebalan populasi hewan penular rabies sehingga potensi penyebaran penyakit dapat ditekan secara signifikan.
Melalui Bulan Anti Rabies 2026, Pemkab Mahulu berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi dan pemeliharaan hewan secara bertanggung jawab terus meningkat. Pemerintah juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan hewan yang menunjukkan gejala rabies agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan hewan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan Mahakam Ulu yang bebas rabies.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....