Anak Adalah Aset Berharga Bangsa dan Masa Depan Kubar

  • 27 Jul 2026 18:07 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menegaskan pencegahan kekerasan terhadap anak harus menjadi tanggung jawab bersama. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Senin, 27 Juli 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema "Bersama Melindungi Anak, Bersinergi Mencegah Kekerasan Demi Masa Depan Generasi Berkualitas". Sosialisasi diikuti perwakilan pemerintah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, Kementerian Agama, lembaga adat, organisasi perempuan, layanan perlindungan anak, serta guru bimbingan dan konseling.

Plt. Kepala DP2KBP3A Kutai Barat, Seriwahyuni, mengatakan anak merupakan aset bangsa sekaligus generasi penerus yang harus mendapat perlindungan dari segala bentuk kekerasan. Karena itu, setiap pihak memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

"Anak merupakan bagian penting dari keluarga, masyarakat, dan masa depan Kabupaten Kutai Barat. Mereka adalah generasi yang sedang tumbuh, belajar, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan," ujar Seriwahyuni.

Menurutnya, kasus kekerasan terhadap anak tidak dapat dicegah hanya melalui penegakan hukum. Pencegahan harus dimulai dari meningkatnya kesadaran keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk mengenali tanda-tanda kekerasan serta berani melaporkannya.

Melalui sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, dampak yang ditimbulkan, hingga mekanisme pelaporan apabila menemukan dugaan kasus di lingkungan sekitar. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem perlindungan anak di tingkat daerah.

Seriwahyuni menegaskan sinergi antarlembaga menjadi kunci agar penanganan kasus dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Pemerintah daerah juga mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk aktif membangun lingkungan yang ramah anak dan bebas dari kekerasan.

Melalui kolaborasi yang semakin kuat, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dapat berjalan lebih efektif. Dengan demikian, anak-anak memiliki ruang yang aman untuk tumbuh, belajar, dan berkembang sebagai generasi berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....