Ekti Imanuel Wujudkan Harapan Jemaat GKII Geleo Baru Kubar

  • 22 Jul 2026 15:05 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Geleo Baru, Kampung Geleo Baru, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Rabu 22 Juli 2026.

Pembangunan rumah ibadah tersebut, didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi melalui pokok-pokok pikirannya sebagai Anggota DPRD Kaltim.

Usai peletakan batu pertama, Ekti Imanuel mengatakan, pembangunan Gereja GKII Geleo Baru merupakan bentuk nyata perjuangan aspirasi masyarakat yang disampaikan kepadanya.

Menurutnya, kehadiran rumah ibadah yang representatif diharapkan mampu mendukung aktivitas keagamaan sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

“Semoga pembangunan gereja ini selesai tepat waktu, sesuai kontraknya, dan spesifikasinya sesuai dengan RAB. Tentu saya juga berharap konsultan pengawas teliti memberikan rekomendasi kepada kontraktor, dan kontraktor yang mendapatkan proyek ini bekerja dengan baik, supaya hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” kata Ekti.

Ia melanjutkan, dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah menjadi bagian dari komitmennya memperjuangkan pemerataan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Sumber dananya dari APBD Provinsi Kalimantan Timur, tentu melalui pokok-pokok pikiran saya sebagai anggota dewan,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kubar tersebut.

Rangkaian acara peletakan Batu Pertama diawali dengan Ibadah bersama di Gedung Gereja lama. (foto.RRI/MCJ)

Ekti menilai peletakan batu pertama ini merupakan ungkapan syukur dan doa bersama agar seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar, selesai sesuai jadwal, serta menghasilkan bangunan yang berkualitas. Ia juga mengajak seluruh jemaat berperan aktif mengawal proses pembangunan hingga tuntas.

“Kepada jemaat GKII Geleo Baru saya mengucapkan selamat. Mohon doa dan bantu mengawasi proses pembangunan ini supaya kontraktor dapat bekerja dengan baik dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Daerah Mahakam Kutai Barat (DMKB) GKII, Pdt. Damianus Dedi, menyampaikan apresiasi kepada Ekti Imanuel yang telah memperjuangkan pembangunan gedung gereja tersebut.

Menurut Damianus, pembangunan ini menjadi jawaban atas kerinduan jemaat untuk memiliki rumah ibadah yang lebih layak, sekaligus menjadi pusat pembinaan rohani dan kegiatan sosial masyarakat.

“Harapan kami gedung ini nantinya memberi manfaat besar bagi jemaat, menjadi pusat pembangunan rohani dan sosial masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap gereja dan masyarakat di Geleo Baru,” kata Damianus.

Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Iamnuel, saat meletakkan Batu Pertama Pembangunan GKII Geleo Baru. (foto.RRI/MCJ)

Pembangunan Gedung GKII Geleo Baru menggunakan APBD Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2026 senilai Rp4,91 miliar dengan waktu pelaksanaan 140 hari kalender.

Gereja tersebut dirancang melayani sekitar 60 hingga 70 kepala keluarga atau sekitar 250 jiwa jemaat GKII Geleo Baru, sehingga diharapkan mampu menunjang pelayanan keagamaan sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat di Kampung Geleo Baru.

Melalui pokok-pokok pikirannya, Ekti Imanuel, tercatat telah memperjuangkan bantuan hibah bagi 221 rumah ibadah di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu sejak 2023. Bantuan tersebut mencakup gereja, masjid, dan langgar.

Kemudian, pada 2024, bantuan kembali diberikan kepada 64 rumah ibadah, sedangkan pada APBD Murni 2025 sekitar 93 rumah ibadah kembali diusulkan menerima bantuan dan program tersebut berlanjut pada 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....