Aspek Kekeluargaan Jadi Kunci Sukses Prestasi Cabor Panjat Tebing di Kutim

  • 20 Jun 2026 15:25 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Kutim - Cabang olahraga panjat tebing Kabupaten Kutai Timur kembali menjadi sorotan setelah berhasil menyumbangkan delapan medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kabupaten Berau. Prestasi tersebut dinilai sebagai hasil dari pembinaan yang terstruktur serta kekompakan seluruh elemen organisasi dalam membangun atlet berprestasi.

Wakil Ketua KONI Kabupaten Kutai Timur, Jepi Darsono dalam Program Acara Dialog Halo Kaltim di Pro1 RRI Samarinda mengatakan keberhasilan tersebut tidak hanya didukung oleh solidnya kepengurusan, tetapi juga suasana kekeluargaan yang terjalin erat antara atlet, pelatih, dan pengurus selama proses pembinaan berlangsung.

“Keberhasilan meraih delapan medali emas di Porprov Berau dilatarbelakangi suasana kekeluargaan yang luar biasa pada semua pihak yang terlibat, selain solidnya pengurus dalam menjalankan pembinaan secara menyeluruh,” ujar Jepi Darsono, Sabtu, 20 Juni 2026.

Menurutnya, pola pembinaan panjat tebing layak menjadi contoh bagi cabang olahraga lain di Kutai Timur. Dukungan pemerintah melalui penyediaan sarana dan fasilitas bertaraf nasional menjadi modal penting yang mampu menunjang peningkatan kemampuan atlet dalam menghadapi berbagai kejuaraan.

Jefi menambahkan, pembinaan atlet usia dini serta penyelenggaraan turnamen secara rutin harus terus dilakukan untuk menjaga regenerasi atlet. Kompetisi yang berkesinambungan dinilai mampu meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus memunculkan bibit-bibit atlet potensial.

“Pengurus cabang olahraga hendaknya terus berkreasi dalam membangun pendekatan kepada pihak swasta dan pemerintah agar pembinaan dapat dilakukan bersama, termasuk dalam aspek pendanaan serta penyediaan sarana latihan,” katanya.

Dengan sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan sektor swasta, panjat tebing Kutai Timur diyakini mampu mempertahankan tradisi prestasi di tingkat provinsi sekaligus meningkatkan daya saing atlet menuju kejuaraan nasional. Model pembinaan yang mengedepankan kekompakan dan kolaborasi diharapkan menjadi fondasi kuat bagi perkembangan olahraga di daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....