Banjir Melak Kutai Barat Jadi Ladang Rezeki Penjual Jajanan Kaki Lima
- 24 Mei 2026 09:44 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Bencana banjir yang melanda kawasan Melak, Kabupaten Kutai Barat, beberapa hari terakhir memang melumpuhkan sebagian aktivitas transportasi warga. Namun, di tengah genangan air yang merendam jalanan, muncul fenomena menarik yang memperlihatkan ketangguhan ekonomi warga lokal. Bagi sebagian pelaku usaha kaki lima, musibah ini justru mendatangkan peluang usaha baru yang mendatangkan omzet berkali-kali lipat.
Kawasan pinggir jalan yang tergenang air kini berubah fungsi menjadi pasar kaget dadakan. Puluhan pedagang jajanan kaki lima, mulai dari penjual bakso pentol, telor gulung, hingga pisang goreng, tampak berjejer menggelar lapak mereka menggunakan gerobak atau perahu rakitan. Warga yang keluar rumah untuk sekadar melihat kondisi banjir atau mencari hiburan sore hari menjadi konsumen potensial bagi para pedagang ini.
Salah seorang penjual bakso pentol keliling yang mangkal di area terdampak banjir Melak. "Kalau dibilang sedih, ya sedih karena banjir ini bikin susah lewat. Tapi di sisi lain, saya harus tetap cari makan. Alhamdulillah, sejak jalanan ini banjir, orang-orang yang nongkrong atau yang kejebak macet malah ramai beli pentol hangat saya. Omzet harian saya justru naik dua kali lipat dibanding hari biasa saat jualan keliling kampong," ujar Suyanto
Omzet penjualannya meningkat drastis sejak banjir merendam wilayah tersebut. Menurutnya, udara dingin akibat curah hujan tinggi dan suasana banjir membuat masyarakat cenderung mencari camilan hangat dan praktis untuk dinikmati bersama keluarga di lokasi banjir atau dibawa pulang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....