Delapan Kecamatan di Kutai Barat Ikuti Evaluasi Dapodik

  • 19 Mei 2026 06:47 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Kutai Barat mengikuti kegiatan evaluasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Disdikbud Kutai Barat, pada Senin 18 Mei 2026. Delapan kecamatan yang mengikuti evaluasi yakni Kecamatan Bongan, Jempang, Siluq Ngurai, Bentian Besar, Muara Lawa, Nyuatan, Damai, dan Mook Manaar Bulatn.

Sekretaris Disdikbud Kutai Barat, Seri Wahyuni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak terkait yang telah mendukung pengelolaan data pendidikan secara akurat, valid, dan berkualitas. Menurutnya, Dapodik memiliki peran penting dalam sistem pendidikan nasional.

“Dapodik bukan hanya sekadar urusan administrasi, tetapi menjadi dasar utama dalam pengambilan kebijakan pendidikan, perencanaan program, penyaluran bantuan pendidikan, hingga berbagai layanan pendidikan lainnya,” ujar Seri Wahyuni.

Ia menegaskan, ketepatan serta sinkronisasi data menjadi tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan baik. Karena itu, pengelolaan data pendidikan tidak boleh dianggap remeh oleh setiap satuan pendidikan.

Melalui kegiatan evaluasi tersebut, Disdikbud Kutai Barat berharap seluruh peserta dapat melakukan peninjauan kembali terhadap data yang telah diinput ke sistem Dapodik. Selain itu, evaluasi juga menjadi forum untuk memetakan berbagai kendala yang dihadapi sekolah di lapangan.

Menurut Seri Wahyuni, hasil evaluasi diharapkan mampu menghasilkan solusi bersama guna meningkatkan kualitas data pendidikan di Kabupaten Kutai Barat agar semakin akurat dan terpercaya.

Pada kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para operator sekolah yang selama ini menjadi ujung tombak dalam pengelolaan Dapodik. Operator sekolah dinilai memiliki peran strategis sebagai motor penggerak validitas data institusi pendidikan.

Dengan adanya evaluasi rutin ini, Disdikbud Kutai Barat berharap sistem pendataan pendidikan dapat berjalan lebih optimal sehingga mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....