PWI Kaltim Ingatkan Wartawan Jaga Integritas dan Hindari Praktik Transaksional
- 18 Apr 2026 06:45 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Di tengah maraknya informasi yang tidak terverifikasi, termasuk hoaks, peran wartawan sebagai penyaji informasi yang akurat dan dapat dipercaya menjadi semakin krusial.
Kondisi ini menuntut tidak hanya kualitas pemberitaan, tetapi juga integritas pribadi wartawan dalam menjalankan profesinya di ruang publik.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur (Kaltim), Abdurrahman Amin, menegaskan kepercayaan publik tidak cukup hanya dibangun melalui produk jurnalistik.
Menurutnya, sikap dan perilaku wartawan dalam menjalani tugas jurnalistik sehari-hari turut memengaruhi bagaimana publik menilai media.
“Berita yang kredibel saja tidak cukup. public trust juga termasuk dari personaliti wartawan. Jadi secara pribadi wartawan juga harus benar-benar mampu menjaga reputasinya. Mampu dikenal sebagai wartawan yang berintegritas,” kata Rahman, Jumat 17 April 2026.

Wartawan menurutnya, harus menjunjung tinggi etika profesi dan menghindari tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah praktik transaksional yang dilakukan oleh oknum wartawan terhadap pihak-pihak tertentu.
“Ketika itu dilakukan, tentu endingnya adalah masyarakat akan semakin tidak percaya dengan produk jurnalistik itu sendiri,” ucapnya.
Lanjut Rahman, jika integritas diabaikan, maka yang runtuh bukan hanya kepercayaan publik terhadap individu wartawan, tetapi juga terhadap media dan produk jurnalistik secara keseluruhan.
Karena itu, di tengah derasnya arus informasi, menjaga integritas bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar pers tetap dipercaya dan tidak kehilangan perannya di mata masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....