Satu Dapur MBG Siap Layani Pelajar Perbatasan

  • 09 Feb 2026 16:21 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus mematangkan pelaksanaan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga awal 2026, satu dapur MBG telah terbangun di ibu kota kabupaten sebagai tahap awal pelayanan gizi bagi pelajar.

Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, menyampaikan bahwa dapur MBG tersebut akan melayani kebutuhan makan bergizi bagi pelajar di wilayah Kampung Long Melaham. Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik di daerah perbatasan.

“Untuk tahap awal, sudah ada satu dapur MBG yang dibangun di ibu kota kabupaten dan nantinya akan melayani pelajar di Kampung Long Melaham,” ujar Suhuk, Senin, 09 Februari 2026.

Ia menjelaskan, dapur MBG tersebut direncanakan akan segera diresmikan langsung oleh Bupati Mahakam Ulu. Setelah peresmian, operasional dapur ditargetkan dapat berjalan secara maksimal pada Februari 2026.

Menurut Suhuk, keberadaan dapur MBG menjadi bagian penting dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya dalam pemenuhan gizi pelajar di wilayah perbatasan. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang dan konsentrasi belajar anak-anak sekolah.

“Target kami, Februari 2026 dapur MBG ini sudah bisa beroperasi secara optimal setelah diresmikan oleh Bupati,” katanya.

Selain itu, Pemkab Mahakam Ulu juga menyiapkan langkah-langkah pendukung agar pelaksanaan MBG dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Mulai dari kesiapan sarana prasarana, sumber daya manusia, hingga pengawasan kualitas makanan yang disajikan.

Program MBG di Mahakam Ulu dirancang untuk dilaksanakan secara berkelanjutan. Pemerintah daerah berharap program ini tidak hanya berjalan dalam jangka pendek, tetapi menjadi penunjang utama pemenuhan gizi pelajar di kawasan perbatasan.

Dengan beroperasinya dapur MBG tersebut, Pemkab Mahakam Ulu optimistis program Makan Bergizi Gratis dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk komitmen daerah dalam mendukung kebijakan strategis nasional di sektor pendidikan dan kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....