Operasi Keselamatan Mahakam, Polres Kubar Utamakan Edukasi

  • 05 Feb 2026 07:00 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat (Kubar) menggelar Operasi Keselamatan Mahakam, mulai 2 hingga 15 Februari 2026 sebagai upaya membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Kasat Lantas Polres Kubar, AKP Muhammad Syafi’i, mengatakan operasi ini menyasar sejumlah pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara sepeda motor tanpa helm berstandar SNI, serta pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

“Operasi Keselamatan Mahakam ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya. Sasaran utamanya adalah pelanggaran yang selama ini menjadi penyebab utama kecelakaan,” kata AKP Muhammad Syafi’i, Selasa 4 Februari 2026.

Selain itu, operasi juga menyasar pengendara yang berada di bawah pengaruh alkohol, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan, menggunakan knalpot brong, hingga melawan arus lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, Polres Kubar mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan preemtif dan preventif, dengan fokus pada edukasi, imbauan, serta sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan.

“Kami memiliki satgas preemtif, preventif, dan penegakan hukum. Namun di lapangan, kami lebih mengutamakan pola preemtif atau imbauan dan sosialisasi, tidak serta-merta melakukan penindakan,” ujarnya.

Menurut AKP Syafi’i, penegakan hukum merupakan langkah terakhir yang akan ditempuh apabila ditemukan pelanggaran yang bersifat berat, membahayakan keselamatan, atau dilakukan secara berulang, setelah sebelumnya diberikan imbauan dan peringatan kepada pengendara.

“Pendekatan kami adalah persuasif dan edukatif, agar masyarakat paham bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama,” ucapnya.

Selain penertiban pengendara, Satlantas Polres Kubar juga lanjut AKP Syafi’I, melaksanakan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ram check di sejumlah titik, termasuk pangkalan ekspedisi, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kubar. Pemeriksaan meliputi kondisi kendaraan dan kelengkapan identitas pengemudi.

“Kami melibatkan satgas preemtif dan preventif bersama Dishub, termasuk untuk pemeriksaan kendaraan angkutan sawit dan angkutan lainnya di seluruh wilayah Kubar,” kata AKP Syafi’i.

Hingga saat ini, data pelanggaran yang terjaring dalam Operasi Keselamatan Mahakam belum dihimpun secara rinci, karena fokus utama petugas di lapangan masih diarahkan pada kegiatan sosialisasi, edukasi, serta pemberian imbauan kepada masyarakat pengguna jalan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....