Refleksi Satu Abad NU, Ansor-Banser Kubar Perkokoh Barisan
- 01 Feb 2026 15:14 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Keluarga besar Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bersinergi menggelar Istighosah doa bersama memperingati momentum bersejarah, satu abad Nahdlatul Ulama (NU), di Sekretariat PCNU, Kampung Srimulyo, kecamatan Sekolaq Darat, Sabtu 31 Januari 2026.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh tokoh-tokoh sentral, di antaranya Ketua Rois Syuriah PCNU yang juga Ketua MUI Kubar, KH Ahmad Asrori, Wakil Ketua Rois Syuriah KH Khus Syaiful, serta Kasat Binmas Polres Kubar, Iptu H Syamsul. Tak ketinggalan, barisan Banom mulai dari Pagar Nusa, Fatayat Muslimat, hingga berbagai lembaga di bawah naungan PCNU Kubar turut memadati lokasi.

Plt Ketua PC GP Ansor Kubar, Fahrujiansyah Bachsan (akrab disapa Ojiq), menegaskan bahwa peringatan bertajuk “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia” ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah momen refleksi mendalam atas perjalanan satu abad NU sejak 1926.
“Kita berkumpul untuk membaca manaqib dan dzikir, memohon keselamatan bagi bangsa. Peringatan 1 abad ini istimewa karena hanya terjadi 100 tahun sekali. Ini saatnya kita meneladani para muassis (pendiri) dan masyayikh agar menjadi kader yang militan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” katanya .
Ia juga mengingatkan pentingnya memahami sejarah perjuangan NU yang sejak awal konsisten mengawal NKRI. “Ansor dan Banser adalah pengawal ulama sekaligus penjaga keutuhan negara. Sejarah mencatat NU selalu di depan untuk NKRI harga mati,” ujarnya.
Selain doa bersama, momentum ini juga menandai dimulainya rutinitas Lailatul Ijtima di Sekretariat PCNU Kubar sebagai wadah penguatan spiritual pengurus. Ojiq juga menyoroti peran aktif Banser dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kutai Barat.
“Selama ini personil Banser rutin bersinergi dengan TNI-Polri, termasuk dalam pengamanan gereja saat saudara-saudara umat Nasrani beribadah. Itulah wajah NU di Kubar: menjaga harmoni dan kedamaian,” ucapnya.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Banser Kubar, Musman Seno, menjelaskan rangkaian acara yang dikemas sederhana namun bermakna, mulai dari khaul akbar hingga pemotongan tumpeng.
“Kami berharap momentum 1 abad ini membuat warga NU di Kubar semakin solid, kompak, dan saling bahu-membahu,” kata Seno optimis.
Acara diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, membawa harapan baru bagi peran NU di abad kedua dalam membangun peradaban di Kutai Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....