Jaringan Internet di Intu Lingau Masih Susah Diakses
- 31 Jan 2026 15:36 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Kondisi jaringan seluler dan internet di Kampung Intu Lingau, Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), dinilai sangat memprihatinkan dan hingga kini belum mampu memenuhi kebutuhan dasar komunikasi masyarakat, meski infrastruktur menara telekomunikasi telah lama berdiri.
Nanik, salah seorang warga Kampung Intu Lingau, mengungkapkan keberadaan menara telekomunikasi tidak berbanding lurus dengan kualitas layanan yang diterima warga. Jaringan memang terdeteksi, namun fungsinya dinilai jauh dari layak.
“Ada jaringannya, tapi tidak bisa memenuhi kebutuhan kami warga kampung. Untuk komunikasi saja sangat tidak bagus, apalagi internet,” kata Nanik, Minggu (31/1/2026).
Ia menjelaskan, saat ini hanya satu operator yang sinyalnya masih dapat terdeteksi, yakni Telkomsel. Namun, kualitas sinyal tersebut sangat lemah, tidak stabil, dan tidak merata di seluruh wilayah kampung.
“Tower Telkomsel ada, sudah lama dibangun, tapi dari awal kondisinya memang begini. Telepon biasa saja susah, apalagi internet, tidak bisa kita andalkan sama sekali,” ujarnya.
Selain Telkomsel, warga juga mengetahui adanya menara milik operator lain. Namun keberadaannya dinilai tidak memberikan manfaat nyata dan hanya berdiri tanpa fungsi yang bisa dirasakan masyarakat.
“Katanya ada tower Indosat di sini, tapi lebih parah lagi. Seperti pajangan saja, tidak bisa dipakai,” ucap Nanik.
Menurutnya, untuk sekadar melakukan panggilan telepon, warga harus berpindah-pindah mencari titik tertentu di kampung yang dianggap masih memiliki sinyal. Itu pun kerap tidak stabil, sering hilang secara tiba-tiba, dan percakapan terputus di tengah jalan.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa layanan komunikasi dasar belum benar-benar hadir untuk masyarakat kami,” katanya.
Sementara itu, akses internet melalui jaringan seluler disebut hampir mustahil digunakan. Situasi ini menyulitkan warga dalam mengakses informasi, layanan digital, hingga komunikasi darurat, sekaligus menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah dan tanggung jawab operator dalam memastikan kualitas layanan di wilayah pedesaan.
Warga berharap pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta operator telekomunikasi segera melakukan evaluasi menyeluruh dan peningkatan kapasitas jaringan, agar keberadaan infrastruktur telekomunikasi benar-benar memberikan manfaat dan memenuhi hak dasar komunikasi masyarakat Kampung Intu Lingau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....