Kekurangan SDM, DKPP Mahulu Terapkan Jemput Bola Penyuluhan
- 25 Jan 2026 15:39 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Mahakam Ulu mengalami kekurangan tenaga penyuluh peternakan dan perikanan. Kondisi ini mendorong DKPP menerapkan pola jemput bola dalam pelayanan kepada masyarakat.
Pola jemput bola dilakukan dengan mendatangi langsung kelompok peternak dan pembudidaya ikan. Langkah tersebut bertujuan menekan potensi gangguan sejak dini, seperti penyakit pada ikan maupun ternak.
Kepala Bidang Perikanan, Peternakan dan Perkebunan DKPP Mahulu, Jimmy Herman, menyebutkan pendekatan ini menjadi solusi sementara atas keterbatasan penyuluh. “Kami harus aktif turun ke lapangan agar permasalahan bisa cepat terdeteksi,” ujarnya, Minggu 25 Januari 2026.
Menurut Jimmy, deteksi dini sangat penting untuk mencegah kerugian yang lebih besar bagi masyarakat. Dengan kehadiran langsung di lapangan, pendampingan teknis dapat diberikan secara tepat.
Pendekatan jemput bola juga dinilai efektif dalam meningkatkan komunikasi antara dinas dan pelaku usaha. Masyarakat dapat menyampaikan kendala secara langsung kepada petugas teknis. Dikatakan bahwa produktivitas dan keberlanjutan usaha menjadi perhatian utama DKPP Mahulu.
“Pendekatan ini penting untuk menjaga produktivitas dan keberlanjutan usaha masyarakat,” katanya.
Selain pengendalian penyakit, pendampingan juga mencakup edukasi mengenai manajemen usaha dan pakan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil peternakan dan perikanan.
DKPP Mahulu berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pelayanan meski dengan keterbatasan sumber daya. Pemerintah daerah berharap langkah jemput bola dapat mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....