Sudah dibuat Bang Edy, Puluhan Pelajar di Kutai Barat Terjaring Operasi Penertiban

  • 22 Jan 2026 10:44 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Barat bersama jajaran Polres Kutai Barat menggelar operasi penertiban terhadap puluhan pelajar yang kedapatan membolos pada jam pelajaran sekolah. Langkah tegas ini diambil menyusul adanya keluhan dari masyarakat di Lingkungan Ngenyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok.

Berdasarkan laporan warga, keberadaan para pelajar tersebut dinilai meresahkan karena kerap memarkirkan kendaraan di area pemukiman penduduk. Selain itu, aktivitas mereka yang berkeliaran di luar lingkungan sekolah saat jam belajar berlangsung dianggap mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.

Menanggapi situasi tersebut, pihak SMK Negeri 3 Sendawar secara resmi meminta pendampingan dari Satpol PP Kutai Barat untuk melakukan tindakan penertiban. Dalam operasi yang digelar, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 32 siswa dan siswi dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari SMP, SMA, hingga SMK.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kutai Barat, Yustinus Giri, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan respons cepat terhadap pengaduan masyarakat sekaligus upaya pembinaan terhadap generasi muda.

"Kami bertindak berdasarkan laporan warga dan permintaan resmi dari pihak sekolah. Tujuannya adalah mendisiplinkan para pelajar sekaligus memberikan efek jera agar mereka kembali fokus pada kewajiban belajarnya," ujar Yustinus Giri, pada Kamis, 22 Januari 2026.

Para pelajar yang terjaring kemudian dibawa untuk menjalani proses pembinaan. Pihak berwenang turut memanggil orang tua siswa serta perwakilan guru untuk memberikan pengarahan secara langsung. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum ini diharapkan mampu menciptakan solusi jangka panjang bagi kedisiplinan siswa.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap ketertiban di lingkungan warga kembali pulih. Pihak keamanan menyatakan akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk mencegah terjadinya aksi bolos sekolah serupa di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....