Akses Jalan Darat Kawasan Perbatasan Dorong Konektivitas Kaltim

  • 20 Jan 2026 07:54 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Akses jalan darat menuju Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari selama ini masih sangat terbatas. Kondisi tersebut membuat mobilitas masyarakat di wilayah hulu Sungai Mahakam belum berjalan optimal.

Masyarakat setempat umumnya masih mengandalkan transportasi sungai sebagai jalur utama orang dan barang. Perjalanan melalui jalur sungai membutuhkan waktu lama serta menghadapi berbagai risiko keselamatan.

Keterbatasan akses darat juga berdampak pada tingginya biaya logistik dan distribusi kebutuhan pokok. Hal ini turut memengaruhi aktivitas ekonomi serta pelayanan dasar bagi masyarakat pedalaman.

Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, menyebut pembangunan jalan darat menjadi solusi jangka panjang untuk menjawab persoalan tersebut. “Pembangunan jalan darat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas wilayah hulu Mahakam,” ujarnya, Selasa, 20 Januari 2026.

Menurut Ekti, akses darat yang memadai akan memperlancar mobilitas masyarakat antarwilayah. Selain itu, kehadiran jalan darat dinilai mampu menekan biaya transportasi yang selama ini cukup tinggi.

Ia menambahkan, terbukanya konektivitas darat akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. “Dengan akses darat, arus barang dan jasa menjadi lebih efisien sehingga ekonomi masyarakat dapat berkembang,” katanya.

Pembangunan infrastruktur jalan ini juga diharapkan membuka peluang investasi dan pengembangan sektor unggulan daerah. Wilayah Long Pahangai dan Long Apari memiliki potensi sumber daya yang memerlukan dukungan akses transportasi.

DPRD Kalimantan Timur mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan pusat untuk merealisasikan pembangunan tersebut. Upaya ini dinilai penting guna mengurangi keterisolasian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedalaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....