Pernyataan Sri Mulyani Disorot, Guru Kubar Sampaikan Harapan

  • 18 Agt 2025 16:06 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar: Baru-baru ini Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali disorot publik, terutama dari kalangan guru. Hal itu menyusul pernyataannya yang menuturkan bahwa guru merupakan beban negara. Ucapan tersebut menuai polemik luas, bahkan tidak sedikit masyarakat umum ikut menyampaikan kekecewaan.

Lelyka Nur Valentin, salah seorang guru di Kutai Barat, mengaku sangat kecewa dengan pernyataan tersebut. Menurutnya, ia sebagai guru tidak merasa membebani negara. Banyak tenaga pendidik, baik di sekolah swasta maupun negeri, hanya mendapat bayaran sukarela meski telah bekerja bertahun-tahun. Namun, mereka tetap bertahan demi mendidik generasi bangsa.

“Kalau guru sebagai beban negara, maka beban yang bagaimana? Teman-teman kami sesama guru di sekolah negeri banyak yang dibayar sukarela dengan masa kerja bertahun-tahun,” ujar Lelyka, Senin (18/8/2025).

Lelyka menilai, pernyataan yang menyebut guru sebagai beban sangat menyakitkan. Padahal, guru berperan penting dalam mencerdaskan peserta didik dan menjadi ujung tombak kemajuan bangsa. Menurutnya, tanpa peran guru, kualitas sumber daya manusia Indonesia akan sulit berkembang.

Sebagai tenaga pendidik, Lelyka berharap pemerintah lebih menghargai perjuangan guru. Ia meminta agar kebijakan yang diambil tidak merendahkan profesi guru, tetapi justru meningkatkan kesejahteraan serta memberi kesempatan yang setara, baik bagi guru negeri maupun swasta. “Kami berharap pemerintah lebih mendengar suara guru, karena kami tidak hanya mendidik, tetapi juga berjuang mencerdaskan bangsa,” katanya. (Edy)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....