Kemarau, Kapal ke Mahulu Tertahan di Long Iram

  • 05 Agt 2025 19:36 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar : Sungai Mahakam yang surut menyebabkan jalur transportasi kapal angkutan barang dan penumpang rute Samarinda menuju Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) lumpuh total. Kapal dari arah Samarinda kini hanya bisa bersandar di Long Iram, Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Kepala UPTD Pelabuhan Melak, Maden Sitorus, kepada RRI Sendawar, Selasa (5/8/2025), menjelaskan kondisi tersebut sudah terjadi sejak dua minggu terakhir akibat kemarau berkepanjangan.

Kepala UPTD Pelabuhan Melak, Maden Sitorus. (dok.RRI/MCJ)

"Kalau kapal dari Samarinda ke Melak, masih cukup normal. Cuma untuk kapal dari Samarinda menuju Long Bagun, hanya bisa sampai Long Iram saja karena kemarau ini," kata Maden.

Menurut Maden, kemarau kali ini tergolong cukup parah, dengan penurunan debit air mencapai 5 hingga 6 meter dari kondisi normal. Kondisi ini turut mempengaruhi jumlah penumpang kapal dari dan ke Mahulu.

"Biasanya lebih dari 150 orang setiap keberangkatan, tapi kalau sekarang hanya sekitar 45 orang saja," ujarnya.

Debit Air Turun 5 hingga 6 Meter dari Kondisi Normal. (dok.RRI/MCJ)

Sementara itu, distribusi barang dari Samarinda hanya dapat dilanjutkan menggunakan kapal kecil seperti long boat, dari titik sandar terakhir di Long Iram menuju wilayah perbatasan Indonesia - Malaysia.

"Contoh sekarang di Long Iram, nanti long boat dari Long Bagun akan datang menjemput barangnya untuk didistribusi ke Mahulu, karena kapal sudah tidak bisa lewat," kata Maden Sitorus. Mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....